panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Kampus
17 April 2010
Debat: Penjiplakan oleh Kaum Akademis
Galakkan Budaya Baca
  • Fitri Norhabiba
PENJIPLAKAN makin merebak di kampus seiring dengan kemajuan teknologi. Kemudahan akses juga membuka jalur kemudahan untuk menjiplak.

Kasus yang sering dijumpai, satu referensi menjadi acuan bagi banyak orang. Itu pun mereka lakukan tanpa mencantumkan sumber referensi dalam karya tulis. Plagiarisme, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (1997), merupakan penjiplakan atau  pengambilan karangan, pendapat, dan lain sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri.

Kehadiran internet dengan mesin pencari memberikan banyak informasi yang dibutuhkan, yang kemudian menimbulkan penjiplakan. Setiap orang dapat mengopi tulisan, lalu mengganti nama penulis dengan nama sendiri.

Lebih parah lagi, hasil penjiplakan itu disebarluaskan di internet, sehingga orang tak mengetahui lagi siapa penggagas yang asli. Sering kali kita jumpai artikel-artikel dalam blog yang serupa tetapi dari penulis berbeda.

Dalam lingkup akademik, banyak ditemui kasus penjiplakan. Sejauh ini ada sanksi berupa pemberian nilai nol. Dan, yang lebih berat diberhentikan sementara dalam studi. Namun bagi dosen belum ada pencopotan jabatan, karena berhubungan dengan mekanisme profesi yang digaji pemerintah.

Alasan di balik penjiplakan beragam. Mulai dari kekurangan referensi, tenggat waktu yang sempit, hingga malas membaca. Padahal, sebenarnya hal itu dapat disiasati dengan membahasakan kembali menurut penulis serta mencantumkan sumber kutipan sesuai dengan kaidah pengutipan.

Menyikapi hal itu, setiap individu dapat memulai perubahan pada diri sendiri. Tanamkan pada diri untuk membaca dan menghindari penjiplakan. Di kampus juga perlu digalakkan kembali larangan menjiplak dan pemberian sanksi tegas bagi pelanggar. Karena, tak jarang peraturan tertulis tersebut tak disosialisasikan secara kontinu.

Yang tak kalah penting adalah budaya membaca. Banyak membaca jelas memperkaya wawasan, sehingga dapat menekan penjiplakan. Kemauan membaca dapat dipaksakan dengan pengaktifan forum diskusi yang berkesinambungan. Forum diskusi menjadi ajang bertukar pikiran, berdebat, dan melengkapi pengetahuan dari berbagai sudut pandang. (53) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER