MADRID- Menang dan memimpin Liga Utama Spanyol tidak membuat pelatih Real Madrid, Manuel Pellegrini, gembira. Dia justru kecewa, terutama karena melihat permainan timnya yang tak juga efektif.
Pellegrini bahkan enggan memuji para pemainnya yang telah berhasil mengamankan tiga angka berkat kemenangan 3-1 atas Sporting Gijon di Santiago Bernabeu, Minggu (21/3) WIB. Pelatih asal Cile itu memilih menghujani para pemainnya dengan kritikan pedas. ''Pada paruh pertama kami bermain sangat buruk, tidak ada kreativitas yang mereka perlihatkan, dan itu membuat saya sama sekali tidak bahagia,'' kata Pellegrini.
Madrid memimpin Liga Spanyol dengan keunggulan tiga poin atas Barcelona. Mereka mengemas 68 angka, sedangkan Barca 65 angka. Namun, Los Galacticos telah memainkan satu pertandingan lebih banyak, yakni 29 kali. Barca bisa saja mengambil alih kendali bila menang atas Real Zaragoza dalam pertandingan tandang, dinihari tadi.
Bagi Madrid, kemenangan tersebut sekaligus meneguhkan predikat ''perawan'' setiap kali turun di Santiago Bernabeu dalam ajang La Liga. Hingga pekan ke-29, mereka tak pernah menelan kekalahan di kandangnya sendiri. Menjinakkan Gijon juga menjadi kemenangan kesembilan beruntun Iker Casillas dkk di La Liga musim ini.
Namun sejatinya, Pellegrini memang layak kecewa, terutama jika melihat hasil pada babak pertama. Pasalnya, Madrid tampil sangat superior. Mereka mendominasi nyaris sepanjang pertandingan. Data statistik menunjukkan Madrid menguasai 71% bola. Tapi, dari hujan peluang milik tuan rumah, hanya dua yang nyaris benar-benar masuk ke gawang lawan. Sisanya meleset jauh. Duet Cristiano Ronaldo-Gonzalo Higuain tak bisa menunjukkan tajinya.
Madrid bahkan tertinggal lebih dulu ketika pertandingan baru saja memasuki babak kedua, dengan David Barral membungkam publik Bernabeu pada menit ke-53. Beruntung, Rafael van der Vaart dengan cepat menenangkan para pendukungnya ketika dua menit selepas gol Barral, dia menjebol gawang Juan Pablo Colinas. Gol Van der Vaart sempat diprotes kubu tamu karena dinilai handsball.
Xabi Alonso dan Gonzalo Higuain kemudian melengkapi gol Van der Vaart dalam tempo kurang dari lima belas menit setelah itu, membuat kepemimpinan pasukan Pellegrini tak lagi tergoyahkan hingga akhir pertandingan. (rtr,F3-40)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad