SEMARANG- Pelatih PSIS Hanafing merombak lini depan untuk mempertajam penyerangan saat menjamu Pro Duta di pertandingan lanjutan Kompetisi Divisi Utama di Stadion Jatidiri sore ini.
Imral Usman yang pada putaran kedua ini lebih sering dimainkan sebagai gelandang serangan, dikembalikan ke posisi semula, yaitu striker. Dia akan diduetkan dengan Cristiano Lopes.
”Miro Baldo Bento akan dibangkucadangkan terlebih dulu. Posisinya akan digantikan oleh Imral. Itu untuk menambah daya gedor serangan ke pertahanan lawan,” ungkap Hanafing usai latihan pagi kemarin.
Di laga kandang terakhir ini, mantan pelatih PSM Makassar tersebut akan mengubah formasi tim dari 3-5-2 ke 4-3-1-2 yang merupakan pengembangan dari pola 4-3-3. Pola baru tersebut dinilainya akan lebih menyerang dengan memanfaatkan improvisasi dari para strikernya. Selama ini, improvisasi antarpemain sangat kurang sehingga Lopes cs kesulitan dalam menembus tembok pertahanan lawan.
Penerapan pola 4-3-1-2 ini juga tak lepas dari krisis pemain belakang Mahesa Jenar. Menghadapi tim besutan Rully Nere, tiga pemain belakang tuan rumah absen. Idrus Gunawan dan Eko Pujianto terkena akumulasi kartu kuning, sedangakan Kahudi Wahyu dalam pemulihan kondisi setelah operasi wasir.
”Dengan pola ini diharapkan pemain bisa lebih improvisasi saat di kotak penalti. Selain itu, serangan juga jadi lebih tajam sehingga mampu meningkatkan produktivitas gol,” kata pelatih asal Ujung Pandang ini.
Meski Pro Duta baru saja dikalahkan PPSM 0-3, bukan berarti tim berjuluk Kuda Keraton ini bisa dipandang remeh. Justru sebaliknya, anak-anak asuhan Rully Nere diperkirakan lebih termotivasi kala menghadapi PSIS. Mereka akan bangkit dari kerterpurukan untuk memenangkan partai ini.
”Motivasi lawan untuk dapat mengalahkan PSIS pasti cukup tinggi. Itu sangat kami sadari, mengingat PSIS merupakan tim besar yang pernah juara Liga Indonesia. Karena itu, nama besar itu harus bisa dijaga pemain. Mereka jangan sampai kalah atau kehilangan poin lagi di kandang,” ujarnya.
Pada putaran pertama lalu, Pro Duta berhasil menaklukkan PSIS 2-0. Kekalahan tersebut diharapkan bisa menjadi pelajaran tersendiri bagi Lopes dan kawan-kawan. Di laga kandang sore ini, mereka diminta lebih fight dan all out agar bisa revans.
Namun, anak-anak Semarang tetap wajib waspada, mengingat Pro Duta juga punya materi pemain berkualitas yang merata di semua lini. Dari beberapa pemain tersebut, dua pemain asing mereka, Tarik El Janaby (Maroko) dan Morris Power Bayour (Liberia) lah yang patut diwaspadai. (H13,K18-28)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad