TANGERANG- Polisi menggelar reka ulang (rekonstruksi) di lokasi penggerebekan teroris di Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, kemarin. Dalam reka ulang, dilakukan beberapa adegan penyergapan oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang dilakukan Selasa (9/3).
Penggerebekan di dua tempat terpisah itu menewaskan tiga tersangka teroris. Pertama di warung internet (warnet) Multiplus di Ruko Puri Pamulang Blok A-1 No. 6 yang menewaskan Joko Pitono alias Dulmatin. Dalam penggerebekan kedua di Gang Asem, polisi menembak mati Ridwan dan Nurhasan, pengawal Dulmatin.
Dalam reka ulang, polisi kembali menyita sejumlah dokumen, buku, dan ponsel, serta memeriksa sidik jari di rumah Fauzi Syarif, yang diduga menjadi salah satu tempat persembunyian Dulmatin. Polisi juga memeriksa gelas, sandal, dan remote AC di rumah yang terletak di RT 3 RW 5 Pamulang itu. Beberapa petugas juga mengangkut buku-buku, dokumen, HP dan sim card dari dalam rumah itu.
Tak kurang dari 140 polisi dikerahkan untuk mengamankan lokasi rekonstruksi.
”Mereka diturunkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” kata Kapolsek Metro Pamulang, AKP Agus Widar.
Para petugas pengamanan itu terdiri atas 50 anggota Polres Metro Jakarta Selatan, 60 aparat Polda Metro Jaya, dan selebihnya dari Polsek Metro Pamulang. (ant,dtc-65)
(
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad