JAKARTA-Pemerintah belum bisa menerapkan pembatasan subsidi BBM bagi masyarakat mampu, karena belum punya data berapa masyarakat yang mampu dan tidak berhak mendapatkan subsidi.
‘’Kebijakan harga harus tepat sehingga tidak mendistorsi pasar. Kita tak bisa mengukur berapa banyak orang mampu yang menikmati,’’ kata Menko Perekonomian, Hatta Rajasa, kemarin.
Meski pemerintah mempunyai wacana melakukan pembatasan subsidi BBM, lanjut dia, kebijakan tersebut belum dapat terealisasi. ‘’Belum ada keputusan pembatasan subsidi bahwa masyarakat yang mampu jangan memakai subsidi. Itu baru imbauan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral,’’ jelasnya.
Hal tersebut, menurut dia, berbeda dari subsidi tarif listrik yang bisa mendeteksi ada masyarakat mampu yang menikmati. (J10-27) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad