WONOSOBO - Kecamatan Kepil menjadi salah satu daerah yang menjadi percontohan listrik prabayar di Kabupaten Wonosobo. Pertama yang dijadikan percontohan adalah Desa Kleseman Garung Kecamatan Kepil. Di desa tersebut, 125 pelanggan menggunakan listrik prabayar. Sedangkan keseluruhan yang tersebar di Wonosobo sudah ada 289 pelanggan. Progam ini diprediksikan akan melejit pesat dan mampu menggeser pelanggan listrik meteran.
Manajer PLN UPJ Wonosobo Bambang Wiryawan SE mengatakan, dengan sistem prabayar tersebut tercipta win-win solution antara pelanggan dan PLN. ”Jika dihitung secara matematik, harga per kwh lebih murah yaitu selisih Rp 47,” ujarnya.
Harga voucher bervariasi, dari Rp 20 ribu hingga Rp 1,5 juta. Dengan voucher Rp 20 ribu pelanggan prabayar mendapatkan pasokan listrik dengan daya sebesar 30 kwh. 30 kwh yakni setara dengan 136 watt per jam. Bambang mengatakan untuk kelas rumah tangga yang biasanya memakai 3 titik lampu dan 1 televisi satu bulan hanya membutuhkan 40 kwh. ”Pemasangan baru Rp 388 ribu sudah termasuk voucher Rp 12-0 ribu. Daya listrik sebesar 180 kwh,” imbuhnya.(edy-39)
Erosi Ancam SMPN 1 Patikraja BANYUMAS - Pengelola Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Patikraja, Kecamatan Patikraja, kini dilanda was-was. Pasalnya, erosi berkelanjutan yang terjadi di Sungai Serayu terus mengancam bangunan sekolah. Bahkan, kini sepanjang 30 meter tanah di belakang sekolah kondisinya kritis. Jika hal ini dibiarkan, dikhawatirkan tanah bertebing di belakang gedung sekolah longsor terbawa arus sungai.
Kepala SMP Negeri 1 Patikraja Bangun Sukono menuturkan, tanah milik sekolah akhir-akhir ini semakin parah terkena erosi. Pengelola sekolah meminta perhatian pemerintah, karena tanah dibelakang gedung sekolah lambat laun bisa hilang diterjang air. ”Tanah di pinggir sungai hampir habis terkena erosi. Bahkan sekarang sudah mulai ambles hingga mengancam bangunan sekolah,” kataya Jumat (19/3).
Kasi Pegelolaan Sungai SDABM Banyumas Sumantri, penanganan yang harus dilakukan sekolah untuk mengantisipasi tanah longsor, yakni dengan memasang bronjong di sungai sepanjang 75 meter, dan pasangan batu di tanah bertebing belakang gedung sekolah. (pj-29) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad