panel header
BECIK KETITIK ALA KETARA
Berbuat Baik Atau Buruk Akhirnya Terlihat Juga
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Kampus
20 Maret 2010
Debat Penggabungan UN - SNMPTN
Kurang Etis jika Digabung
  • Noor Huda Amami
BILA dilihat dari maksud diadakannya ujian nasional (UN) dan seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), memiliki sifat yang sama, yaitu untuk mengukur kemampuan siswa selama menempuh jalur pendidikan. Namun, keduanya memiliki porsi batasan nilai yang berbeda dan tujuan yang tidak sama.

Ujian nasional (UN) bertujuan untuk mengukur kemampuan siswa selama bersekolah dengan memberikan batas-batas nilai sebagai standar kelulusan agar dapat menempuh ke jenjang berikutnya atau yang lebih tinggi.

Sedangkan SNMPTN merupakan tes yang dilakukan untuk menentukan apakah siswa tersebut dapat mengenyam pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

Tujuan UN dan SNMPTN selain mengukur tingkat kemampuan siswa, juga untuk membandingkan kualitas pendidikan masing-masing sekolah. Jika digabung tentu ada pro dan kontra. Jika dianalisis, tentu saja penggabungan dua tes ini menghemat waktu dan biaya.

Biasanya ongkos yang dikeluarkan tidak sedikit untuk mengikuti SNMPTN, selain untuk biaya mendaftar juga harus mengeluarkan biaya transportasi dan menginap bagi siswa yang berasal dari luar kota.

Penggabungan UN dan SNMPTN dirasa tidak etis dilakukan, karena berbagai alasan. Alasan pertama, dikarenakan tidak semua siswa selepas dari SMA akan meneruskan ke perguruan tinggi.

Ada berbagai sebab, salah satunya faktor ekonomi, sehingga tiak semua siswa dapat melanjutkan ke perguruan tinggi. Akhirnya, akan percuma bagi siswa yang mengikuti tes ini apabila akhirnya mereka tidak dapat mengambil kesempatan tersebut.

Alasan kedua, dengan diadakannya UN saja sudah banyak siswa yang tidak setuju. Mereka merasa tidak ada keadilan, yaitu dengan mempertaruhkan waktu tiga tahun dalam menempuh pendidikan hanya ditentukan dengan UN yang hanya dilaksanakan selama lima hari.

Jika digabungkan, tentu juga akan semakin membebani siswa dan sekolah, karena tentu saja bobot dari materi tes yang diujikan akan semakin berat. Berdasarkan dua alasan tersebut, sebaiknya UN dan SNMPTN tidak digabungkan. (37) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER