SEMARANG-Bank Jateng memperluas jaringan syariahnya dengan membuka cabang baru di Semarang, tepatnya di kampus Unissula, kemarin. Cabang itu merupakan yang kedua setelah pertengahan 2008 membuka cabang pertama di Solo.
Pembukaan kantor cabang syariah dilakukan oleh Gubernur Bibit Waluyo dan Direktur Utama Bank Jateng Hariyono. Hadir pula Ketua Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung H Hasan Toha Putra dan Rektor Unissula Prof Laode M Kamaluddin MSc, MEng, PhD.
Pada acara tersebut juga dilakukan penandatanganan kerja sama antara Bank Jateng yang diwakili oleh Direktur Pemasaran Basuki Sri Hartanto dan Ketua Indonesia Islamic Business Forum (IIBF) Jateng, Joni Iszunaji. Kerja sama tersebut untuk pendampingan UMKM.
Hariyono mengatakan pembukaan unit syariah di Ibu Kota Jateng diharapkan meningkatkan target pasar yang saat ini belum terlayani secara optimal oleh Bank Jateng konvensional. Apalagi kinerja segmen pasar syariah di Jateng masih sangat potensial.
Akselerator
Namun, untuk tahap awal Hariyono tidak menyebutkan berapa target pembiayaan serta penghimpunan dana unit syariah. ’’Perluasan kantor cabang syariah diharapkan menjadi akselerator bagi perekonomian di daerah, terutama segmen khusus, yakni masyarakat dan pengusaha muslim. Bank syariah juga terbuka untuk seluruh elemen masyarakat, hanya operasionalnya menggunakan sistem syariah,’’ tegasnya.
Selain pembukaan kantor cabang syariah di Solo dan Semarang, Hariyono menambahkan telah dikembangkan layanan syariah secara office channeling di 24 kantor cabang, yakni di eks karesidenan Surakarta, Semarang, Pati, dan Tegal. Kemudian, dua kantor cabang pembantu di Unissula dan IAIN Walisongo.
’’Dalam waktu dekat akan dibuka layanan syariah office channelling di wilayah eks karesidenan Banyumas bersamaan dengan pembukaan kantor cabang Syariah di Purwokerto,’’ jelasnya. (G2-27) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad