CILACAP- Bayi yang baru berumur lima hari tewas mengenaskan setelah dibunuh ayah sendiri, Rabu malam (17/3). Anak dari Fitriani (22), warga Dusun Sawangan RT 2 RW 6 Desa Bantarpanjang, Kecamatan Cimanggu itu ditemukan terkubur di sekitar Sungai Cikawung. Sang ayah, Asep Sutiyono (20) diduga mengidap kelainan jiwa, sehingga tega membunuh bayinya sendiri.
Dari keterangan warga, peristiwa tersebut diketahui pertama kali setelah mereka mendengar keributan di rumah korban, Rabu malam (17/3). ”Pukul 10.00 malam, saya dibangunkan keponakan karena ada ribut-ribut di rumah itu. Ternyata bayinya hilang,” kata Didi Suhardi (42), tetangga korban.
Keributan itu disebabkan sang bayi hilang saat Fitriani terbangun dari tidurnya. Saat itu pula, pihak keluarga mendapati Asep baru pulang dari sungai. Pihak keluarga dan tetangganya mendesak pria itu agar mengaku ke mana bayinya dibawa.
Setelah didesak, tersangka akhirnya mengaku mengubur bayinya di tepi Sungai Cikawung, tidak jauh dari rumahnya. ”Setelah mengaku, malam itu juga kami langsung mencari di sekitar sungai. Setelah ketemu, bayinya langsung dibawa pulang, sudah meninggal,” katanya.
Kelainan Jiwa
Masyarakat setempat menduga sang ayah menderita stres atau kelainan jiwa. Kondisi itu sudah diketahui masyarakat sejak sebelum dia menikah.
Semasa istrinya hamil, Asep juga sering marah-marah tanpa sebab. Puncaknya terjadi malam itu, saat dia membunuh dan mengubur bayinya sendiri.
Sementara itu, Kepala Desa Bantarpanjang, Slamet Riyanto menambahkan, kedua belah pihak keluarga suami istri tersebut sudah menyadari kondisi kejiwaan yang diidap pelaku. Adapun sang bayi yang belum sempat diberi nama itu langsung dimakamkan, seusai diperiksa pihak kepolisian, kemarin.
Kapolres Cilacap, AKBP Guruh Ahmad Fadiyanto melalui Kapolsek Cimanggu, AKP Siswo Sungkono mengatakan, pihaknya telah menahan pelaku di Polsek Cimanggu.
”Kami sudah mengamankan pelakunya. Kondisi kejiawaannya masih tidak stabil. Dia diduga stres. Rencananya mau diperiksa psikiater dulu,” katanya.
Dari keterangan pelaku, bayi itu ditendang terlebih dahulu sebelum dikubur. Hal itu terlihat dari bekas luka lebam yang dialami sang bayi. (J11-88) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad