SEMARANG- Kualitas kredit perbankan di Jateng mengalami perbaikan dibanding posisi akhir tahun lalu. Tingkat Non Performing Loans (NPL) pada Februari 2010 mencapai 3,32% atau menurun dibandingkan Desember 2009 yang sebesar 3,4%.
Meski awalnya perdagangan bebas ACFTA dikhawatirkan bakal menganggu sejumlah sektor termasuk perbankan, tetapi sampai saat ini belum ada pengaruh signifikan.
Pemimpin Kantor Bank Indonesia (KBI) Semarang M Zaeni Aboe Amin mengatakan, dengan membaiknya kualitas kredit ini menunjukkan kinerja perbankan masih tumbuh positif termasuk dengan pencairan kreditnya yang terus meningkat.
’’Perdagangan bebas ACFTA belum memengaruhi secara langsung terhadap sektor perbankan terbukti dari kualitas kredit yang membaik dan tingkat pengucuran yang terus meningkat,’’ jelas Zaeni, kemarin.
Sistem perdagangan bebas, lanjut dia, sudah diantisipasi oleh sebagian pengusaha untuk mengembangkan ide kreatifnya dan bermitra dengan para pengusaha di Cina. Pasar Cina yang potensial dengan jumlah penduduk yang relatif besar seharusnya bisa menjadi peluang bagi pengusaha Indonesia.
Harus diakui, barang dari Cina sebenarnya sudah lama masuk ke Indonesia khususnya Jateng tetapi dengan pemberlakuan ACFTA maka pintu masuk perdagangan bebas akan terbuka lebih lebar. (J14- 59) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad