Kalau kita mengikuti perkembangan sidang paripurna DPR soal Bank Century lewat layar kaca, saya jadi ingat perkataan Gus Dur sewaktu menjabat Presiden RI.
Dia mengatakan bahwa anggota DPR seperti Taman Kanak-kanak, karena hampir semua perilaku nyaris seperti anak TK, walaupun tidak semuanya.
Mulai dari perilaku dan perkataannya. Dalam berbicara saja yang satu belum selesai bicara, yang satunya sudah ngomong, dan semuanya minta bicaranya diperhatikan, jadi seolah-olah tidak ada tata tertib dan aturan sidang yang mengatur.
Padahal yang duduk di kursi DPR itu adalah wakil-wakil rakyat yang terhormat, artinya sudah orang-orang pilihan, orang-orang intelek, minimal pasti sudah S1, tetapi nyatanya perilakunya kok seperti itu. Untuk itu jangan salahkan kalau ada demo mahasiswa yang anarkis, suporter sepak bola yang brutal, perkelahian antar-
mahasiswa/kampung, sampai-sampai pernah ada oknum wartawan yang meliput sebuah kejadian di DPR naik meja yang digunakan untuk sidang. Yang semuanya tadi dilakukan oleh anak-anak muda.
Apa memang karakter Bangsa Indonesia sekarang sudah berubah? Dari bangsa yang santun dan beradab menjadi bangsa yang peradabannya keras? Kalau wakil rakyatnya saja begitu apalagi rakyatnya.
Mau dibawa kemanakah Indonesia ini kedepan? Memang betul kata orang tua jaman dulu, bahwa anak muda itu ‘’Kaduk wani kurang duga’’. Untuk itu saya menyarankan untuk pelajaran budi pekerti mohon dimasukkan dalam kurikulum lagi.
Koesnoto
Jl. Gatot Subroto No 81
RT 03/RW 09, Sidanegara
Cilacap Tengah (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad