KEBUMEN - Perpecahan di tubuh DPC Partai Demokrat Kebumen berdampak pada Pemilu Kepala Daerah 11 April 2010. Bagaimana tidak, meskipun partai itu secara resmi mengusung pasangan KH M Nashirudin Al Mansyurdan H Probo Indartono menjadi calon bupati dan wakil bupati, namun sebagian kadernya justru mendukung pasangan lain.
Para kader Partai Demokrat yang diklaim terdiri atas 15 pengurus anak cabang (PAC) itu secara terang-terangan mendeklarasikan diri mendukung pasangan H Buyar Winarso SE dan Djuwarni AMd Pd. Deklarasi dukungan itu digelar di Hotel Candisari, Rabu (17/3).
Dalam pernyataannya, para kader yang notebene berseberangan dengan kepengurusan Nashirudin siap untuk mendukung dan memenangkan pasangan Buyar dan Djuwarni menjadi bupati dan wakil bupati Kebumen 2010-2015. Pernyataan kader yang menamakan diri sebagai Forum Konco Lawas dan Kader Sejati Partai Demokrat itu dituangkan dalam naskah deklarasi.
Dengan berseragam Partai Demokrat, para kader membacakan deklarasi tersebut. Tampak tokoh-tokoh deklarator partai, pengurus dan kader, antara lain Ambartoni SH, Imam Baihaqi, Yuliana Retnowati, M Sudjangi, Driyantoro, Drs Kasirun Hadi, dan T Edi Sutrisno. Tokoh dari PAC antara lain Sarman (PAC Buayan), Drs Fadil (Kuarasan), Supriyanto (Sruweng), dan Saring (Klirong).
Tak Demokratis
Koordinator Forum Konco Lawas, Suprapto SPd, menyebutkan, 15 PAC yang mendukung pasangan yang diusung Koalisi Kebumen Bersatu (KKB) itu dari PAC Karangsambung, Kebumen, Buluspesantren, Kutowinangun, Buayan, Ayah, Kuwarasan, Puring, Sempor, Karanganyar, Petanahan, Klirong, Pejagoan, Sruweng, dan Sadang.
”Kami mendukung pasangan Buyar dan Djuwarni, karena Muscablub Partai Demokrat beberapa waktu lalu cacat hukum dan tidak demokratis,” ujar Suprapto kepada wartawan di sela-sela deklarasi.
Secara terpisah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC Partai Demokrat Kebumen, Agus Kurniawan, menilai deklarasi tersebut dilakukan atas nama pribadi, bukan secara kelembagaan.
Namun, jika terbukti ada pengurus yang ikut dalam deklarasi tersebut, mereka tetap akan ditindak sesuai dengan ketentuan partai.
”Sebagai kader partai, seharusnya mereka mengamankan rekomendasi dari DPP, bukan malah mendukung calon lain,” katanya.(J19-66) (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad