panel header
NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Ekonomi & Bisnis
09 Maret 2010
Juli, Tarif Listrik Bakal Naik
JAKARTA - Pemerintah bakal menaikkan tarif dasar listrik (TDL) pada Juli 2010. Padahal sebelumnya, pemerintah menyatakan tidak akan menaikkan TDL pada tahun ini.

Kenaikan TDL pada semester kedua tahun ini akan dilakukan meskipun anggaran subsidi listrik akan dinaikkan sebesar Rp 16,7 triliun dalam RAPBNP 2010.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Anggito Abimanyu menyatakan kebijakan subsidi berkaitan dengan 3 faktor. Pertama, jelasnya, perubahan asumsi harga minyak dan kurs Rupiah dalam RAPBN-Perubahan 2010.

Kedua, tambahnya, adanya perubahan parameter terutama untuk listrik dimana margin PT PLN akan naik dari 5% menjadi 8%. ’’Ketiga, kebijakan harga kita tunda dari Januari ke Juli 2010,’’ katanya dalam konferensi pers tentang RAPBNP 2010 di Jakarta, Senin (8/3).

Namun, Anggito menegaskan, kebijakan harga lainnya tidak berubah. Menurutnya, TDL tidak akan berubah sepanjang semester I 2010.
’’Nggak ada perubahan (harga) sampai Juli, nanti Juli akan diusulkan satu kenaikan,’’ cetusnya.

Dia menambahkan, kenaikan TDL akan merata bagi semua golongan pengguna listrik. Namun, proporsi kenaikannya tergantung pada kemampuan daya beli masyarakat.

Anggito enggan menjelaskan lebih lanjut besaran kenaikan TDL. Termasuk, apakah kenaikan TDL golongan rendah bisa naik hingga 15% sebagaimana tercantum dalam nota keuangan RAPBNP 2010. ’’Saya nggak mau menyimpulkan itu. Tapi, itu rata-rata saja. Jadi, bisa ada yang naik ada yang tidak,’’ ujar Anggito.

Menurutnya, pemerintah bisa melindungi masyarakat kelompok bawah dengan melakukan proteksi. Caranya, dengan mendekatkan konsumen yang mampu membayar dengan harga keekonomian ke tingkat harga keekonomian. Menko Hatta Rajasa menyatakan, kenaikan TDL pada semester kedua akan dibahas dengan DPR terlebih dahulu.   (J10-59) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER