panel header
NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Pantura
09 Maret 2010
Korupsi Terbongkar, Warga Syukuran
  • Kepala Sapi Diarak
BREBES - Puluhan warga Kota Brebes mengarak kepala sapi dan kambing keliling Alun-alun, Minggu tengah malam (7/3).

Ritual itu mereka lakukan untuk mengawali prosesi ruwat bumi sekaligus  syukuran terungkapnya dugaan korupsi pengadaan tanah Rp 11 miliar oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kendati, malam itu hujan deras, namun  tak membuat warga yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Brebes itu membubarkan diri. 
Mereka tetap nekat menggelar acara ruwat bumi dan syukuran tersebut.

Satu kepala sapi dan empat kepala kambing yang telah dimasak ditandu mengelilingi alun-alun. Rombongan arak-arakan dimulai sekitar pukul 22.30.

Sambil melantunkan shalawat Nabi, warga yang berjumlah sekitar 20 orang itu berkeliling Alun-alun dengan penerangan obor. Selama berkeliling mereka meneriakkan yel-yel ”Anti Korupsi”.

”Tuntaskan korupsi di Brebes. Jangan hanya satu, tetapi semua pelaku ditangkap,” teriak seorang peserta.

Usai arak-arakan, acara dilajutkan doa bersama untuk meruwat Brebes agar bersih dari tindak korupsi. Doa dipimpin KH Aminudin Afif. Dalam kegiatan itu, dia juga memberikan tausiyah.

Acara diakhiri makan bersama kepala sapi dan kambing yang diarak. Selain itu, panitia juga menyiapkan 30 kepala ayam yang sudah digoreng.

Simbol Pemimpin Daerah

Koordinator kegiatan Aris Hada Saad mengatakan, kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur warga karena kasus korupsi di Brebes mulai terungkap.

Namun, warga juga prihatin lantaran KPK baru menahan satu orang pelaku. Sementara, oknum yang diduga terlibat hingga kini masih terbebas.

Menurut dia, kepala sapi, kambing dan ayam yang diarak mempunyai arti tersendiri. Ketiga jenis kepala itu merupakan simbol pemimpin daerah dan para pejabat pemkab dari mulai kepala dinas hingga kepala seksi. Kepala itu diarak untuk dipersembahkan kepada warga.
 
”Artinya, para koruptor yang berada di Brebes nantinya akan berhadapan dan dihancurkan oleh rakyat sendiri,” terangnya.

Seperti diberitakan, KPK telah menahan Bupati Brebes Indra Kusuma sebagai tersangka atas kasus dugaan korupsi pengadaan tanah Rp 11 miliar. Bupati kini dititipkan di LP Cipinang, Jakarta. (H38-61)
(/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER