panel header
MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
EKSPRESIKAN SAYANGMU... Ngucapin Valentine dapat hadiah? Yok Ikutan...!! Caranya mudah: (1) Bikin video ucapan kasih sayang durasi 1 menit. (2) Kirimkan ke wall facebook Suara Remaja atau share link Youtube ucapan kamu ke email suararemaja@ymail.com. Dapatkan modem, handphone, goodiebag, dan masih banyak lagi hadiah menarik. Ayo...buruan sekarang juga...!!
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
02 Maret 2010
Moch Jayadi: Mereka Dieksploitasi
KUDUS - Aliansi Serikat Buruh dan Elemen Masyarakat Peduli Buruh Kudus (ASBEMPBK) menilai, aksi ribuan buruh yang kontra dengan perjuangan kelompoknya, sebagai sesuatu yang ironis.

Pasalnya, mereka justru menolak diberlakukannya jaminan sosial tenaga kerja sesuai undang-undang dan memilih regulasi di bawahnya.

”Bagi kami, gerakan buruh propengusaha tersebut justru menguntungkan karena dengan adanya pro dan kontra akan memperjelas fakta terjadinya eksploitasi buruh rokok di Kudus,” kata juru bicara aliansi buruh, Moch Jayadi dan Saiful Bahri, melalui siaran persnya kepada Suara Merdeka, siang kemarin.

Ditambahkannya, aksi seperti yang dilakukan siang kemarin sudah lama diprediksi kelompoknya.

Namun demikian, aliansi buruh akan tetap memperjuangkan penegakan hukum perburuhan di Kabupaten Kudus. Pihaknya menilai selama ini buruh rokok di Kudus sebagian masih buta hukum perburuhan.

”Dengan demikian wajar bila mereka mudah dihasut dan dibekali informasi yang salah akan peraturan yang sebenarnya,” jelasnya.

Tidak Profesional

Lebih lanjut, pihaknya juga menyesalkan sikap Dinsosnakertrans dan Perindagkop Kudus yang tidak profesional dalam menerima aduan pelanggaran yang dilakukan PPRK.

Pembiaran dan ketidakberanian penegakan hukum yang dilakukan institusi tersebut akan berdampak pada pengaburan kebenaran hukum.

”Sikap diam Dinas Perindagkop terhadap penyalahgunaan badan hukum koperasi oleh PKKIRK yang berpraktik asuransi mengakibatkan rusaknya tatanan hukum yang telah diatur jelas wilayah kerjanya,” ungkapnya.

Ke depan, pihaknya mengajak semua elemen untuk dapat mencermati dan mendukung fakta yang ada. Pihaknya optimistis, kebenaran tidak akan dapat dibeli.

”Kami akan melakukan aksi lanjutan demi tercapainya perjuangan dan pemberdayaan hukum bagi para buruh di Kudus,” imbuhnya.
Selanjutnya, aliansi buruh akan terus mengawal penegakan hukum perburuhan yang ada. Salah satunya, mengawal Somasi Kajati Jateng terhadap PPRK dan PKKIRK serta perusahaan rokok lainnya. (H8-54) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER