GERAKAN mahasiswa bukan lagi gerakan turun ke jalan (demonstrasi), tetapi gerakan pengabdian masyarakat. Begitulah kira-kira pesan yang ingin disampaikan kepada perwakilan mahasiswa se-Indonesia dengan menginisiasi Konfe-rensi Community Development (Comdev) di Kampus ITB. Platform gerakan mahasiswa telah bertransformasi menjadi gerakan pengabdian masyarakat.
Wacana baru ini kemudian diinisiasi lewat ITB Fair 2010 (6-7/2) dengan pengembangan Comdev sebagai new student movement yang berbasis keprofesian untuk masyarakat, mampu menemukan solusi yang tepat dalam memecahkan permasalahan di masyarakat. Dengan mengajak lebih banyak mahasiswa untuk mengubah cara pandang bahwa gerakan keprofesian berbasis masyarakat harus mampu dipandang sebagai gerakan baru mahasiswa, perubahan yang diharapkan akan lebih cepat tercapai.
Untuk mengawali diperlukan pembudayaan kegiatan keprofesian menjadi lifestyle mahasiswa. Setiap disiplin ilmu dapat memberikan kompetensi keprofesian bagi mahasiswa di masing-masing bidang yang kemudian diarahkan untuk diaplikasikan kepada masyarakat.
Dengan Comdev mahasiswa dapat berbagi ilmu dengan prinsip positif sum bukan zero sum yang menghindari adanya ketergantungan masyarakat. Comdev bertujuan memampukan masyarakat dengan penekanan pada partisipasi penuh seluruh warga mulai gagasan sampai pemanfaatan.
Comdev berawal dari setelah perang dunia kedua pada periode 1960-an ketika kemiskinan melanda di mana-mana, sehingga upaya untuk mengatasi masalah kemiskinan menjadi fokus berbagai pihak dengan melakukan Comdev. (Primahendra, 2001). Berkembangnya konsep Comdev yang berbasis nilai-nilai pemberdayaan, partisipasi, dan kemandirian (self reliance) dalam masyarakat, tidak terlepas dari kondisi nyata dan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Selain konferensi, ITB Fair juga menggagas Community Development Competition (CDC) ITB 2010, sebagai apresiasi gagasan mahasiswa dalam berkontribusi lebih dalam masyarakat. Terdapat 20 finalis dari berbagai universitas di babak final, mengusung berbagai macam ide yang siap diaplikasikan ke masyarakat.
Program yang menarik perhatian antara lain, perbanyakan generasi stek siap tanam ubi jalar melalui konsep kebun bibit di Desa Situ Udik, Cibungbulang Bogor (karya mahasiswa IPB), solusi ecofarming untuk perbaikan kualitas air irigasi ladang kangkung dan peningkatan pendapatan petani melalui metode fitoremediasi di Daerah Cijawura, Bandung (karya mahasiswa ITB), dan provita (program inovasi peternakan pemberdayaan masyarakat berbasis agribisnis peternakan terintegrasi melalui aplikasi teknologi bioaktivator good bacteria-1 (karya mahasiswa UGM), juara III, II, dan I CDC ITB 2010.
Kearifan Lokal
Selain itu, terdapat mangrovepreneur sebagai solusi dalam mewujudkan masyarakat mandiri yang berwawasan lingkungan, ekonomi, dan pariwisata pascapembangunan Suramadu di Desa Sukolilo Barat, Kabupaten Bangkalan Madura (karya mahasiswa ITS), pemberdayaan petani udang galah (macrobrachium rosenbergii) melalui aplikasi fermentasi dan mocaf (modified cassava flour) pada pembuatan pakan udang di Desa Sendang Rejo, Yogyakarta (karya mahasiswa UGM), dan pengembangan potensi masyarakat Desa Cipangeran melalui keberadaan radio komunitas berbasis pemuda (karya mahasiswa ITB), yang diapresiasi mendapat honorable mention.
Untuk itu, mahasiswa perlu memahami kearifan lokal yang sudah tumbuh dan terpelihara dalam kehidupan masyarakat. Di Jawa Tengah, pengembangan program Comdev telah dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi. Namun, masih terkesan berjalan sendiri-sendiri, sehingga belum mampu memberikan dampak signifikan pada gerakan menyejahterakan masyarakat.
Oleh karena itu, perlu gerakan mahasiswa yang membawa keprofesiannya masing-masing yang terintegrasi dalam Community Development, sehingga mahasiswa mampu mengatasi masalah dan membangun masyarakat. (37)
— Rahmi Nuraini, mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP Undip, 20 besar finalis CDC ITB 2010 (
/)
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad