panel header
MANGAN ORA MANGAN NGUMPUL
Tetap Bersatu Meski Dalam Kemiskinan
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Muria
23 Februari 2010
Korban Banjir Bandang Berharap Bantuan
PATI - Korban banjir bandang di Kecamatan Kayen, Pati, yang rumahnya rusak berat dan ringan berharap bantuan renovasi dari Pemkab Pati. Hal itu untuk meringankan beban mereka yang banyak kehilangan harta benda, selain rusaknya bangunan rumah.

Rukin, warga Dukuh Ngalingan, Desa Sumbersari, Kecamatan Kayen mengatakan, rumahnya saat ini tidak layak lagi untuk dihuni karena hampir semua tembok bagian belakangnya runtuh. Terjangan banjir bandang juga menghilangkan papan kayu jati yang menjadi penyekat kamarnya dengan ruang tamu.

"Kami sangat membutuhkan bantuan untuk memperbaiki rumah karena uang simpanan juga ikut hilang," ujarnya, kemarin.

Banjir bandang yang menerpa hampir semua desa di Kecamatan Kayen, Sabtu (20/2) malam itu menelan banyak kerugian. Data kantor Kesbangpolinmas menyebutkan, setidaknya penghuni di 12 rumah di Desa Sumbersari dan Slungkep yang diterjang air bah cukup parah mengalami kerugian besar.

Mebeler Hanyut

Sebagian besar perabot rumah tangga, barang berharga, serta beberapa mebeler hanyut dan hilang. Saat musibah terjadi, para penghuninya lebih mementingkan keselamatan dirinya daripada mengurus barang-barangnya.

Warga Sumbersari lainnya, Moh Sofi'i mengatakan, kendati rumahnya tidak rusak namun sebagian besar harta bendanya raib terseret arus air yang cukup deras. Hanya saja, dia belum bisa menghitung secara rinci berapa kerugian yang dideritanya.

Senin (22/2) kemarin, sebagian besar warga di 14 desa yang diterjang banjir bandang sebagian besar selesai membersihkan rumah berikut barang-barang di dalamnya yang terkena air bercampur lumpur. Cuaca yang cerah pascabanjir bandang mempercepat upaya pembersihan lingkungan rumah.

Saat ini mereka tinggal membongkar pakaian dalam lemari untuk dicuci. Sebab, ketinggian air bah ketika menerjang mencapai satu meter sehingga pakaian bagian bawah lemari sempat terendam air keruh.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Sigit Hartoko SH menyatakan, sampai kemarin pihaknya masih menunggu laporan dari kantor kecamatan tentang total kerugian akibat banjir bandang.  (H49-54) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER