panel header
DHUWUR WEKASANE, ENDHEK WIWITANE
Akhirnya Mulia, yang semula sederhana
panel menu
panel news ticker
Dalam rangka HUT Ke-62 Suara Merdeka, Lenssociety akan menggelar SUARA MERDEKA PHOTO RALLY, Minggu (12/2). Disediakan hadiah uang tunai Rp 12 juta, doorprize kamera DSLR Nikon dan Canon, Blackberry, handphone, televisi, voucher hotel, dan lain-lain. Kontribusi Rp 50.000/peserta, mendapatkan kaus dan makan siang. Pendaftaran di kantor SM, Gedung Unaki Jalan Pemuda 95-97 Semarang, Wahyudi (081326700700), Tom (08122575555), dan Star Flash Jalan Thamrin No 65 Semarang telepon 08156561800.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Suara Banyumas
30 November 2009
Tanggul Jebol, 90 Ha Terendam
PURWOREJO- Hujan yang mengguyur Kabupaten Purworejo kembali menimbulkan bencana.

Tanggul Sungai Lesung Desa Pekacangan, Kecamatan Pituruh jebol karena tidak kuat banjir.

Jumat (27/11) malam pukul 23.00 itu mengakibatkan air sungai meluap ke persawahan.

Paling tidak, 90 ha lahan di tiga desa meliputi Pekacangan, Petuguran, dan Gumawang terendam air. Bahkan rendaman air melebar ke Desa Sumber, Kecamatan Pituruh dan Desa Kedungbulus, Kecamatan Prembun, Kabupaten Kebumen.
Kerugian ditaksir jutaan rupiah.

Pasalnya, sebagian besar lahan yang terendam baru saja ditanami benih padi. Air bah yang meluap bahkan sampai ke rumah penduduk di Desa Pekacangan.

Panjang tanggul yang jebol mencapai 20 m dengan lebar dasar 14 m, lebar atas 4 m, dan tinggi 6 m. Warga khawatir, tanggul jebol akan menimbulkan bencana susulan berupa banjir, mengingat intensitas hujan meningkat.

Sulit Diperbaiki

Kerusakan sulit diperbaiki manual. Perbaikan dalam waktu cepat hanya bisa dilakukan menggunakan alat berat. Warga berharap, pemerintah memperbaikinya dengan alat berat.

Plt Kepala Kantor Kesbangpolinmas Drs Tri Handoyo MM lewat Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat  Hardoyo mengungkapkan, Balai PSDA sudah meninjau lokasi kerusakan tanggul.

Kades Pekacangan Poniman, tanggul tidak mampu menahan air sungai yang meluap. Hulu Sungai Lesung hujan deras sejak Jumat (27/11) sore. Poniman khawatir, kejadian serupa terulang lantaran ada beberapa titik tanggul juga sudah kritis.

Hal itu dibenarkan Kades Brengko, Kecamatan Pituruh, Suprapto. Dia mengungkapkan, tanggul sungai Lesung di desa yang berbatasan dengan Desa Pekacangan juga sudah kritis.

”Kalau air bahnya meningkat, tanggul di desa kami juga rawan jebol,” katanya menambahkan ratusan hektare lahan persawahan di desa itu dan sekitarnya akan terendam jika tanggul sampai jebol.

Suprapto mengatakan, kondisi tanggul mulai kritis sejak musim hujan. Debit air sungai meningkat. Arus air menghantam dan mengikis kelokan daerah aliran sungai (DAS). ”Bagian bawah tanggul berlubang,” katanya. (H43-72) (/)
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER