panel header


NABOK NYILIH TANGAN
Memanfaatkan Orang Untuk Melakukan Sesuatu
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
Semarang Metro
16 September 2008
10 Calon Anggota KPU Ikuti ’’Fit and Proper Test’’
SEMARANG-Sebanyak 10 calon anggota KPU Kota Semarang periode 2008-2013 akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), sebagai tahapan terakhir proses seleksi. Dari 10 calon itu, akan ditetapkan 5 anggota KPU Kota Semarang definitif. Uji kelayakan dan kepatutan itu merupakan wewenang KPU Jawa Tengah.

Dua anggota KPU Kota Semarang periode 2003-2008 yang kembali maju, berhasil lolos assesment psikologi dan seleksi wawancara, yang diselenggarakan sebelumnya. Mereka adalah Hakim Junaidi dan Henry Wahyono. Anggota KPU lainnya, Iva AA Sriwulansari, yang sebelumnya masuk dalam 20 besar kandas pada seleksi tersebut.

Sejumlah nama yang cukup berpengalaman dalam penyelenggaraan pemilu, juga lolos dalam 10 besar seleksi KPU Kota Semarang. Mereka antara lain, mantan Ketua Panwas Pilgub Kota Semarang Abdul Kholiq, yang kini tercatat sebagai salah satu anggota Panwas.

Pemilu Kota Semarang. Selain itu, sejumlah peserta yang berpengalaman sebagai Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), juga lolos tes psikologi dan wawancara. Mereka antara lain, Kharis Hidayat (PPK Mijen), Joko Santoso (PPK Semarang Utara), dan Siti Prihatiningtyas (PPK Gunungpati).

Ragil Wiratno, yang kini ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta Kota Semarang dan wakil ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima, juga lolos seleksi tersebut. Nama-nama lainnya, yakni M Sugeng Slamet, Supardi, dan Wiji Pramajati.

Psikologi dan Wawancara

Ke-10 calon anggota KPU itu merupakan hasil seleksi assesment psikologi dan wawancara, yang digelar 5-6 September lalu. Tes diikuti oleh 19 dari 20 calon peserta. Satu orang gugur karena datang terlambat.

Assesment psikologi meliputi pemeriksaan kapasitas intelektual, inventori kepribadian dan keterampilan memimpin, serta deteksi tanggap sosial.
Sementara, wawancara dilakukan untuk mengecek kualitas komunikasi dan human relation, kualitas penguasaan materi manajemen penyelenggaraan pemilu dan sistem politik serta perundang-undangan yang berkait dengan bidang politik.

Selain itu, wawancara juga dimaksudkan untuk mengukur integritas diri, komitmen, motivasi, kualitas pengalaman kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi, serta klarifikasi tanggapan masyarakat. Selama proses seleksi, masuk 35 surat tanggapan masyarakat, baik berisi dukungan maupun masukan.(H9,H22-41)

Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Panel menu
FOOTER