panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
01 September 2012 | 08:42 wib
Pemkot Pekalongan Siapkan Tiga Strategi Penanganan Rob

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menyiapkan tiga rencana penanganan rob jangka panjang. Yakni membuat sandaran sungai yang disesuaikan dengan ketinggian air rob, membuat embung dan kolam retensi untuk membuang air dari buangan penduduk dan pembuangan air saat terjadi hujan deras serta geotube.

Wali Kota M Basyir Ahmad mengatakan, jarak pantai dan permukiman warga yang dulunya mencapai 100 meter, kini hanya sekitar empat meter. “Dan, seratus tahun lagi, rob diperkirakan akan mencapai daratan Kota Pekalongan sejauh 3 kilometer. Karena itu, saat ini kami tengah berfikir, bagaimana kita bisa mengatasi rob bersama-sama,” terangnya.

Tiga perencanaan penanganan rob tersebut, kata dia, dipastikan tidak akan mengganggu kehidupan dan ekonomi masyarakat di wilayah utara. Sebaliknya, penanganan rob tersebut akan memberikan dampak ekonomi dan lingkungan yang baik. Ditegaskan, dengan mengimplementasikan tiga rencana tersebut, rob bisa teratasi dan permukiman masyarakat tidak akan tergusur.

“Dengan geotube, selama satu tahun, akan ada endapan sekitar 75 centimeter yang akan membentengi rob agar tidak masuk ke permukiman masyarakat,” jelas dia.

Sementara itu, Ketua RW 8 Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara, Totok Subroto mengatakan, akibat sering tergenang rob, kini 22 rumah di wilayah RW 08 ditinggalkan pemiliknya. “Banyak warga yang eksodus karena rumah tinggalnya sering tergenang rob,” terangnya.

( Isnawati / CN34 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
15 Agustus 2013 | 23:28 wib
Dibaca: 1209
.
15 Agustus 2013 | 18:20 wib
Dibaca: 796
15 Agustus 2013 | 05:16 wib
Dibaca: 1137
15 Agustus 2013 | 04:33 wib
Dibaca: 1114
14 Agustus 2013 | 23:56 wib
Dibaca: 882
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler