panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
18 September 2010 | 19:36 wib
Berebut Sesaji, Kapal Peserta Lomban Bertabrakan
.


Jepara, CyberNews.
Pesta Lomban di Kabupaten Jepara diwarnai insiden tabrakan antara kapal dan perahu nelayan yang digunakan untuk mengangkut peserta lomban, Sabtu (18/9). Kejadian yang tidak menimbulkan korban jiwa itu terjadi sesaat sebelum prosesi pelarungan sesaji di tengah perairan Jepara sekitar pukul 08.40 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi ketika puluhan perahu dan kapal saling berebut untuk mendekati kapal pengangkut sesaji kepala kerbau, ingkung (ayam utuh), jajanan pasar, serta kupat dan lepet, yang sekaligus membawa rombongan Bupati Jepara Hendro Martojo dan Muspida.

Sebuah perahu kecil berupaya mendekat ke kapal yang membawa sesaji, tetapi di saat bersamaan meluncur kapal Agung Samudera yang sarat penumpang dengan tujuan sama mendekat ke arah Bupati yang dikemudikan Sutowo. Tak pelak, tabrakan pun terjadi dan menimbulkan bunyi yang keras.

Meskipun tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan tersebut mengakibatkan perahu nelayan yang tertabrak mengalami kerusakan sedang dengan rusaknya lambung perahu robek sekitar satu meter.

"Jumlah penumpang Agung Samudera 45 penumpang, di kapal sopek yang tertabrak terdapat sembilan orang dewasa, lima anak-anak, semuanya selamat karena berhasil dievakuasi kapal lainnya di sekitar lokasi insiden," kata Miswan dari Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Kanpel Jepara.

Insiden serupa berulang kali terjadi, meskipun tidak sampai menimbulkan kerusakan termasuk benturan dengan kapal yang mengangkut rombongan pejabat. Sejak berangkat dari tepi pantai, aparat keamanan dari Polres Jepara, Dinas Perhubungan Jepara, dan Tim SAR berulang kali mengingatkan nahkoda kapal maupun perahu yang berjumlah sekitar 80 kapal dan perahu untuk berhati-hati dan memperhatikan keselamatan penumpang setelah melihat banyaknya manuver dari para peserta lomba yang sangat membahayakan penumpang. Namun, peringatan tersebut tidak digubris.

Bupati Hendro Martojo pun berulangkali juga melambaikan tangannya agar tidak terjadi insiden tabrakan hingga bisa menelan korban jiwa di tengah laut. Sebab, kapal utama yang mengangkut sesaji sempat bersinggungan dengan perahu dan kapal nelayan yang mengangkut penumpang dalam jumlah besar. Setelah berjuang beberapa menit, insiden kecil tersebut bisa dilewati dan kapal pengangkut rombongan bupati dan sesaji bisa melanjutkan perjalanan dan akhirnya melarung sesaji.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Hendro Martojo mengatakan, hal tersebut hanya antusias masyarakat untuk mendapatkan berkah air laut sesaat setelah sesaji dilarung di laut. "Itu sebagai bentuk antusiasme nelayan untuk mendapatkan air laut dengan menyiramkan air laut dari sesaji yang telah dilarung dan berharap mendapatkan kemudahan rezeki dan dijauhkan dari bahaya selama setahun ke depan," katanya usai mendarat di Dermaga Pantai Kartini.

Sementara itu, salah seorang warga yang mengikuti acara larung sesaji tersebut, Muhammad Alvian (25) yang turut di Kapal Agung Samudera mengaku, tidak terlalu khawatir dengan insiden tersebut, karena hal tersebut biasa terjadi setiap prosesi larung sesaji. Beberapa juru mudi kapal maupun perahu menurutnya sudah mengikuti imbauan dari petugas terkait utamanya kapal yang mengangkut penumpang cukup banyak karena keselamatan penumpang.

( Budi Cahyono / CN12 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga



Panel menu
Berita Terbaru
Index Berita
15 Agustus 2013 | 23:28 wib
Dibaca: 1209
.
15 Agustus 2013 | 18:20 wib
Dibaca: 796
15 Agustus 2013 | 05:16 wib
Dibaca: 1137
15 Agustus 2013 | 04:33 wib
Dibaca: 1114
14 Agustus 2013 | 23:56 wib
Dibaca: 882
Panel menu tepopuler dan terkomentar
Berita Terpopuler