panel header


NGUYAHI BANYU SEGARA
Melakukan Hal yang Sia-Sia
panel menu
panel news ticker
Dapatkan Gratis Aplikasi Suaramerdeka untuk Android.
panel iklan Hosrizon
panel main 1
21 Juli 2013 | 19:33 wib
Ngabuburit, Crosser Cilik Ikut Latihan Trail
image

NGABUBURIT: Beberapa crosser cilik di Semarang, berlatih motor trail sambil menunggu waktu berbuka puasa, Minggu (21/7). (suaramerdeka.com/Apit Yulianto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menunggu detik-detik waktu berbuka atau yang biasa disebut ngabuburit, bisa juga diisi dengan aktifitas olahraga. Sebab waktu sore hari juga sangat tepat untuk menyehatkan tubuh. Seperti yang dilakukan oleh sejumlah pecinta motor trail di Semarang ini.

Mereka mengisi waktu dengan mengasah kemampuannya mengendarai motor trail di tanah lapang di kawasan Tembalang, Semarang, Minggu (21/7). Mereka melakukan kegiatan tersebut hampir setiap hari ketika menjelang waktu berbuka tiba.

Uniknya, kegiatan ini tak hanya diikuti oleh crosser dewasa, crosser cilik pun seakan tak mau kalah. Tetapi, sebelum memulai latihan, para bocah ini pun tak lupa memakai peralatan keamanan saat mengendarai motor trail. Seperti pakaian khusus motor trail, helm, pelindung dada, pelindung leher, pelindung kaki, dan sepatu.

Setelah selesai, crosser cilik ini pun mulai beraksi. Dengan kemampuannya, para bocah pemberani ini pun menempuh medan alam yang cukup sulit. Berputar mengelilingi arena dan melakukan atraksi naik turun trek alam yang terjal. Terkadang diantara para bocah ini terjatuh dari motornya, namun mereka pun segera bangkit dan segera melanjutkan latihannya.

Salah seorang crosser cilik ini adalah Aulia Sheila Putri (9). Bocah yang masih duduk di bangku kelas IV Sekolah Dasar Padangsari 01 itu, adalah satu-satunya crosser putri yang ikut berlatih. Dia mengaku sering melakukan latihan ini jika menjelang berbuka puasa bersama sang ayah.

"Berlatih motor trail ini sangat tepat untuk menunggu waktu buka puasa, selain menghabiskan waktu, bisa untuk mempertajam kemampuan saya," ujar anak keempat dari pasangan Devi Ariawan dan Aprilia Adi Purwati itu.

Sheila mengaku menyukai olahraga motor trail ini lantaran ingin ikut jejak sang ayah yang merupakan pembalab asal Kota Semarang. Meski suka dengan olahraga yang biasa dimainkan laki-laki, Sheila yang tinggal di Jalan Payung Prasetya II, No 1 Pudak Payung itu, tetap menyukai mainan anak perempuan pada umumnya.

"Saya tetap suka main boneka dan rumah-rumahan bersama teman di rumah," katanya. Sheila juga ingin kelak menjadi atlet balap motor seperti sang ayah. Ketika azan maghrib berkumandang, sejumlah crosser ini pun melanjutkan dengan berbuka bersama.

( Apit Yulianto / CN38 )
Untuk berita terbaru, ikuti kami di Twitter twitter dan Facebook Facebook
Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terkini lewat http://m.suaramerdeka.com
Dapatkan SM launcher untuk BlackBerry http://m.suaramerdeka.com/bb/bblauncher/SMLauncher.jad
Bookmark and Share
Baca Juga


Panel menu
Berita Terbaru
image
26 Juli 2014 | 15:46 wib
Dibaca: 1204
image
26 Juli 2014 | 13:32 wib
Dibaca: 296
25 Juli 2014 | 19:24 wib
Dibaca: 6382
image
24 Juli 2014 | 14:08 wib
Dibaca: 722
image
23 Juli 2014 | 22:44 wib
Dibaca: 392
image
23 Juli 2014 | 19:12 wib
Dibaca: 1579
image
23 Juli 2014 | 18:58 wib
Dibaca: 263
image
22 Juli 2014 | 22:37 wib
Dibaca: 282
22 Juli 2014 | 15:09 wib
Dibaca: 330