image

PEGANG BOLA: Direktur Proliga Hanny S Sukartty (tengah) diapit tim Jakarta Pertamina Energi kompak memegang bola voli usai sesi jumpa pers di GOR UNY, Sleman, Kamis (18/1). (suaramerdeka.com / Gading Persada)

18 Januari 2018 | 19:35 WIB | Cabang Olahraga

Jakarta Pertamina Energi Yakin Kawinkan Gelar Proliga 2018

SLEMAN, suaramerdeka.com- Jakarta Pertamina Energi yakin mampu mengawinkan gelar juara baik di kelompok putra dan putri gelaran Proliga 2018. Bertindak selaku tuan rumah pada putaran pertama pekan pertama yang berlangsung di GOR UNY, Sleman, 19-21 Januari ini, tim Pertamina bertekad menyapu bersih laga-laga yang digelar pada seri pembuka kali ini.

“Persiapan kami sudah lama. Untuk pemain lokal sudah berlatih sejak 1 November tahun lalu, kemudian pemain asing pada 15 November. Jadi persiapan sudah matang tentunya kami menargetkan untuk kawinkan gelar,” tutur Manajer tim Jakarta Pertamina Energi Sutrisno saat sesi jumpa pers, Kamis (18/1).

Menurut Sutrisno, persiapan yang dilakukan timnya sejak akhir tahun lalu cukup beralasan. Sebab, selain menargetkan menyandingkan gelar di tim putra dan putri, tim-tim lawan tentunya punya ambisi berlebih untuk mengalahkan tim asal Ibu Kota ini.

“Kenapa persiapan kami cukup lama? Karena di tim putra saja punya beban lebih berat untuk mempertahankan gelar juara. Sedangkan di tim putri tentunya ingin memperbaiki prestasi musim lalu dimana kami hanya mendapatkan posisi runner-up,” jelas dia.

Dalam Proliga edisi kali ini, tim putra Pertamina banyak diperkuat penggawa Timnas Indonesia di SEA Games 2017. Seperti Agung Seganti mantan kapten Timnas Indonesia, lalu ada Rendy Verdian Licardo di posisi open spiker dan Hernanda Zulfi pada quicker. Demi mempertahankan gelar juaranya, tim ini masih mempertahankan 85 persen skuat lama.

Lalu mendatangkan ekspatriat asal Rusia, Bogdan Oliver untuk memperkuat tim. Adapun di bagian putri Pertamina merombak besar-besaran 50 persen skuadnya. Hal ini dipengaruhi perpindahan pemain ke tim-tim lain. “Di putri kami banyak kedatangan pemain baru yang sebelumnya memperkuat tim lain. Tapi bagi kami tidak masalah dan diharapkan tim baru ini bisa meraih juara tahun ini,” ungkap dia.

Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty menambahkan Proliga 2018 diikuti lima tim putra dan tujuh tim putri. Penyelenggaraan Proliga berlangsung di Jogja, Batam, Gresik, Denpasar, Palembang, Bandung, Malang, dan Solo. Adapun final kembali ke Jogja pada April mendatang. Menurutnya, Proliga tahun ini diprediksi berlangsung lebih seru dengan persaingan yang lebih ketat. Terlebih masing-masing tim diperkuat pemain bola voli berkualitas dari dalam dan luar negeri.

(Gading Persada /SMNetwork /CN26 )