image

Foto: suaramerdeka.com / dok

25 Desember 2017 | 05:37 WIB | Cabang Olahraga

Pembina UTI Pro Resmi Sandang Sabuk Hitam Dan IX

JAKARTA, suaramerdeka.com -Setelah melalui serangkaian ujian yang ketat, pembina Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) Grand Master Lioe Nam Khiong akhirnya resmi menyandang sabuk hitam Dan IX. Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oPresiden Kukkiwon, Oh Hyun Deuk di Korea Selatan, 21 Desember lalu.

"Selamat Anda  kini pemegang sabuk hitam DAN IX yang merupakan sabuk tertinggi di olahraga taekwondo dan merupakan satu-satunyanya DAN IX sejak berdirinya taekwondo di Indonesia tahun 1973," kata Oh Hyun Deuk saat penyerahan sertifikat DAN IX kepada Lioe Nam Khiong.

Sebelumnya, Lioe Nam Khiong mengikuti ujian kenaikan Dan bersama sejumlah pengurus teras UTI Pro pada 10 November 2017 di Korea Selatan. Para pengurus Universal Taekwondo Indonesia Profesional (UTI Pro) itu adalah mantan aktor laga Lam Ting, Suwandi Gunawan, Ganis Hartono, Billy Komara, dan Azhari.

Penyerahan sertifikat Dan VIII akan dilaksanakan di Indonesia oleh Ketua Umum UTI Pro Mayjen TNI (Purn) Andogo Wiradi bersama Lioe Nam Khiong, Grand Master Lioe Nam Khiong yang juga pembina UTI Pro mengatakan, prestasi ini akan menambah motivasi untuk tetap berkarya mengembangkan olahraga taekwondo di Indonesia. "Terima kasih kepada Kukkiwon yang telah memberikan kepercayaan kepada saya sebagai pemegang sabuk hitam Dan IX. Tentunya saya akan menjaga amanah ini," ujar Lioe Nam Khiong.

Ketua Umum UTI Pro Andogo Wiradi mengaku bangga atas prestasi dan penganugerahan sabuk hitam kepada Pembina UTI Pro dan YUTI tersebut. "Ini suatu kehormatan buat UTI Pro dan YUTI guna memacu kinerja organisasi dalam mengembangkan taekwondo di tanah air," ujar Andogo.

Ketua YUTI Ngatino menambahkan, pencapaian prestasi sabuk hitam DAN IX oleh Lioe Nam Khiong berdampak terhadap kinerja organisasi. "ini sebuah prestasi yang luar biasa karena selain ketekunan dan membutuhkan  jangka waktu pengabdian selama 44 tahun untuk mencapai Dan IX tersebut, maka diharapkan dapat lebih  mengangkat
panji UTI Pro dan prestasi taekwondo di Indonesia," kata Ngatino.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )