image

Foto: suaramerdeka.com / M Alfi Makhsun

23 Desember 2017 | 19:03 WIB | Cabang Olahraga

Jateng Sumbang 25 Persen Paralympian di Kontingen Indonesia

  • Asian Para Games 2018

SEMARANG, suaramerdeka.com -Jawa Tengah menyumbang 25 persen dari total paralympian atau atlet difabel bagi kontingen Indonesia yang akan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Asian Para Games (APG) 2018, di Jakarta pada 6-13 Oktober tahun depan.

Kepala Binpres Komite Jateng NPC ( National Paralympic Committe) Jateng, Slamet Widodo menyebut paralympian provinsi ini menjadi andalan di cabang olahraga atletik, renang, bulu tangkis, tenis meja, dan adapula nomer beregu yang gabungan dengan daerah lain. Mereka akan bahu membahu bersama paralympian Indonesia lain dari berbagai daerah, untuk beradu ketangkasan dan menjadi yang terbaik dengan 3.000-an atlet difabel dari berbagai negara lain di Asia

"Saat ini atlet-atlet yang akan tampil di APG 2018 memang belum diputuskan. Jika mengacuevent-event

internasional sebelumnya, banyak atlet yang berasal dari Jateng. Waktu di ASEAN Para Games 2017 Kuala Lumpur, total atlet Indonesia yang tampil 25 persen berasal dari Jateng,'' kata Slamet dalam acara sosialisasi APG 2018 di Mal Sri Ratu Pemuda, Jumat (22/12).

Slamet mengungkapkan total ada 18 cabang olahraga yang dipertandingkan di APG 2018 dengan 582 medali yang diperebutkan oleh sekitar 43 negara di Asia. Kontingen Indonesia disebut menargetkan bisa meraih setidaknya 17 medali emas dari ajang tersebut. "Untuk bisa memberi kontribusi maksimal untuk kontingen Indonesia, selama ini Jateng memprogram untuk melakukan pembinaan di daerah-daerah sebagai sarana mengembangkan daerah yang berpotensi menyumbang atlet," lanjut Slamet.

Pria yang berprofesi sebagai dosen di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo tersebut juga ingin APG ini banyak dikenal masyarakat dan gaungnya lebih semarak. Dia senang Indonesia Asian Para Games Organizing Commitee (INAPGOC) menyosialisasikan penyelengaraan Asian Para Games (APG) di 16 kota di Indonesia termasuk Semarang.

INAPGOC terus berusaha melakukan sosialisasi APG 2018 kepada masyarakat, agar gaung APG tidak kalah dengan Asian Games 2018 yang juga akan digelar di Indonesia. Hal ini dikatakan Perwakilan INAPGOC, Bambang Dwi Atmaja di kesempatan yang sama

"Eventini merupakan kesempatan pertama bagi Indonesia sebagai tuan rumah. Sehingga berbagai persiapan telah dilakukan seperti sosialisasi di 16 kota di Indonesia termasuk Semarang. Sosialisasi juga dilakukan melalui media massa, kegiatan offline maupun media sosial, sebagai bentuk penyampaian pengetahuan masyarakat terkait APG 2018," kata Bambang

(M Alfi Makhsun /SMNetwork /CN26 )