image

BERLATIH: Seorang pemanjat muda berlatih di papan track FPTI Surakarta kompleks Stadion Manahan. (suaramerdeka.com / Setyo Wiyono)

05 Desember 2017 | 18:52 WIB | Cabang Olahraga

Pra-Porprov Jadi Uji Coba Pemanjat Solo

  • Atlet Senior Putra Tak Turun

SOLO, suaramerdeka.com- Pra-Pekan Olahraga Provinsi (Pra-Porprov) Jateng dimanfaatkan para pemanjat Solo sebagai ajang uji coba. Kualifikasi Porprov 2018 yang digelar di kompleks Stadion Jatidiri Semarang, pekan lalu itu lebih ditujukan untuk menambah jam terbang atlet-atlet muda Kota Bengawan.

"Hanya atlet-atlet muda yang ikut. Di kelompok putri, pemanjat senior yang turun cuma Rianda Eka Risti dan Finda Ayu. Tujuannya demi mengasah mental bertarung mereka," kata Ketua Harian Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta, Heri ‘’Aan’’ Kurniawan, Selasa (5/12).

Sebagai tuan rumah Porprov 2018, secara otomatis tim Solo mendapat wildcard pada pesta olahraga Jateng tersebut. Jadi para pemanjat tuan rumah sudah pasti lolos dan bisa mengikuti multievent empat tahunan nanti. Namun pengurus federasi setempat memutuskan untuk mengirimkan atlet-atlet muda guna menimba ilmu dari kompetisi selama tiga hari, sejak Rabu (29/11) lalu itu.

Tercatat total 10 atlet, terdiri atas lima putra dan lima putri dikirim dalam Pra-Porprov. Tak ada atlet senior putra yang diturunkan. Mereka lebih diposisikan sebagai pendamping bagi adik-adiknya. "Karena tim Solo tidak bersaing untuk memperebutkan tiket ke Porprov, maka anak-anak juga tidak bisa masuk babak final," tutur Aan.

Selama ini, para atlet panjat tebing Kota Bengawan ditempa secara rutin di papan panjat kompleks Manahan. Latihan nomor-nomor lead dan speed dilakukan di venue terbuka, sementara guna mengasah kemampuan menapaki jalur boulder menggunakan papan panjat di dalam sekretariat federasi tersebut.

"Kami juga menyiapkan atlet-atlet pemula dalam berbagai rangkaian persiapan menghadapi Porprov. Saya mencermati ada beberapa bibit potensial yang bisa berkembang bagus, selama mereka mau berlatih keras secara rutin," kata pelatih tim FPTI Surakarta, Guntur JP.

(Setyo Wiyono /SMNetwork /CN26 )