image

Foto suaramerdeka.com/dok

02 Desember 2017 | 10:00 WIB | Balap

4.000 Offroader Ramaikan Kebumen One Day Enduro  #3 

KEBUMEN, suaramerdeka.com- Lebih dari 4.000 offroader bakal memeriahkan event offroad roda dua di Kebumen, Sabtu-Minggu (2-3/12). Event bertajuk Kebumen One Day Enduro (KODE) #3 yang digelar oleh Trail Adventure Kebumen (TRACK) itu tidak hanya diikuti offroader dalam negeri tetapi juga dari mancanegara.

Dari dalam negeri, para offroader berasal dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Palembang, Jambi, Bali, Tangerang, Jawa Timur, Jawa Barat, Yogyakarta dan Jawa Tengah. Sedangkan offoader mancanegara berasal dari Malaysia, Singapura, hingga Vietnam bakal memeriahkan event ini.

Wakil Ketua Panitia KODE #3 Santoso Budiawan menjelaskan, lokasi start dan finish yang semula di Benteng Van der Wijck Gombong dipindahkan ke objek wisata Waduk Sempor. Selain karena sempitnya jalur keluar masuk benteng, juga untuk alasan keamanan. Peserta tidak diijinkan untuk membawa motor trail ke area benteng.
    "
Dengan pemandangan alam yang lebih asri, udara yang lebih sejuk, serta lebih dekat untuk masuk ke jalur. Objek wisata Waduk Sempor dipilih agar memberikan kenyamanan kepada seluruh offroader," ujar Santoso Budiawan.

Update Hadiah

Saat ini panitia melakukan update hadiah yang semula direncanakan dari KTM Duke 200, diupdate menjadi All New Honda CRF 150 L3. Untuk memperlancar jalannya acara, terutama pada saat start, panitia telah melakukan persiapan logistik yang dikhususkan bagi seluruh peserta yang telah mendaftar dan menyelesaikan administrasinya.

"Hal ini supaya pada hari H, peserta tidak perlu lagi untuk melakukan penukaran logistik di sekretariat," ujarnya mengimbau kepada seluruh calon peserta untuk mendaftarkan diri dan mengurus administrasi agar supaya pada saat hari H peserta dapat melakukan start lebih awal.

Panitia menyiapkan jalur yang akan digunakan di acara KODE #3. Seluruh jalur adalah baru dan tidak menggunakan jalur KODE #1 dan KODE #2). Jalur dibuat lebih lebar 80% tanah, melewati beberapa objek wisata alam. Apabila KODE #3 panitia masih mendapatkan sisa keuntungan, maka seluruhnya akan disumbangkan untuk pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang tidak tercover APBD serta untuk mendanai kegiatan relawan siaga bencana. (Supriyanto)

(Supriyanto /SMNetwork /CN19 )