image

DIALOG OLAHRAGA: Mantan pebulu tangkis nasional, Haryanto Arbi (kanan) bersama Ketua KONI Jepara Sutedjo SS saat menjadi narasumber dalam dialog pengembangan olahraga daerah di Hall Resto Maribu Jepara, Kamis (23/11). (suaramerdeka.com / Muhammadun Sanoma

23 November 2017 | 19:15 WIB | Raket

Haryanto Arbi Dorong Dukungan Anggaran Olahraga

JEPARA, suaramerdeka.com- Mantan pebulu tangkis nasional, Haryanto Arbi mendorong pemerintah utnuk terus memperbaiki prestasi olahraga nasional, termasuk bulu tangkis sebagai cabang olahraga andalan. Kata dia, dukungan anggaran di bidang olahraga, Indonesia masih kalah dari Malaysia.

Dalam kesempatan itu, secara khusus, Haryanto Arbi, mendorong putra-putra daerah bisa masuk klub besar di cabang bulu  tangkis agar bisa bersaing dan menjadi atlet
nasional. Ia juga menyebut apresiasi terhadap atlet sekarang lebih baik dibanding masa lalu.

Meski begitu ia menggarisbawahi masih ada atlet berprestasi di Indonesia yang nasibnya tidak jelas setelah pensiun. Mereka mengalami kesulitan hidup di masa tuanya, padahal sebelumnya telah membawa nama harum negara dan bangsa.

Karena itu, dirinya mengaku bertekad untuk berusaha membantu memecahkan persoalan ini. Pihaknya bersyukur jika akhirnya bisa bertemu dan berbincang dengan para pengurus KONI Jepara, dan mengetahui berbagai persoalan seputar olah raga di daerah.

Sebagai atlet, Haryanto mengaku lebih beruntung karena saat ini dirinya memiliki usaha yang sudah dirintisnya, yakni di peralatan olahraga. Dari perusahaannya yang telah berkembang, ia tidak menghadapi kesulitan hidup di masa gantung raket. Ketua KONI Jepara Sutedjo S sumarto menyatakan pembinaan olahraga di daerah menghadapi persoalan klasik. Paling utama tentu saja masalah pendanaan, dan masalah pembinaan.

Pembinaan olahraga di daerah bisa dikatakan masih belum berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi sebagaimana yang diterapkan di negara maju. Sebagian besar masih menerapkan konsep-konsep lama yang bisa dikatakan sebagai konsep tradisional. Karena itu, Sutedjo berharap melalui orang-orang besar dan berpengaruh seperti Haryanto Arbi, kondisi ini bisa disuarakan lebih lantang.

(Muhammadun Sanomae /SMNetwork /CN26 )