image

Foto: suaramerdeka.com / dok

17 November 2017 | 19:02 WIB | Raket

Rildo Ananda Anwar Ingin Hidupkan Klub Tenis

  • Jika Terpilih Jadi Ketua Umum Pelti

JAKARTA, suaramerdeka.com- PP Pelti bakal menggelar Musyawarah Nasional (Munas) 2017 dengan agenda pemilihan ketua umum di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November ini. Terdapat dua kandidat yang mencalonkan diri sebagai ketua umum, yaitu Rildo Ananda Anwar dan Anton Lukmanto.

Rildo Ananda mengatakan, dia bersedia maju memperebutkan Pelti 1 karena mengaku miris melihat perkembangan tenis di Indonesia. Sebagai mantan petenis, dia ingin olahraga ini bisa maju, bukan justru mundur seperti yang terjadi saat ini. "Ada dorongan dari teman-teman mantan atlet supaya saya maju. Ini juga sebagai bentuk rasa cinta saya kepada tenis," kata Rildo.

Jika terpilih nanti, dia sudah menyiapkan sejumlah program, antara lain menggelar turnamen secara rutin dan melakukan pembinaan atlet usia muda. Sebab selama ini Indonesia minim prestasi di tingkat internasional karena kurangnya regenerasi. Jika ada turnamen, Indonesia masih sering bergantung pada Christopher Rungkat dan ini sudah berjalan hampir 10 tahun.

"Saya ingin menciptakan Yayuk Basuki-Yayuk Basuki baru. Saya ingin tenis Indonesia kembali berjaya dan tenis harus ditangani orang yang mengerti olahraga tenis," ungkapnya.

Selain itu, Rildo juga akan berusaha menghidupkan kejuaraan antarklub di Indonesia. Hal ini perlu dilakukan supaya klub-klub di negeri ini bangkit kembali lantaran beberapa di antaranya telah mati suri. "Klub-klub yang hampir mati, harus dihidupkan kembali. Saya sudah berniat untuk itu," ujar dia.

Saat menyerahkan dukungan kepada tim penjaringan Munas Pelti, Rildo diusung 18 pengprov, antara lain DKI Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim, DI Yogyakarta dan Banten. Beberapa hari jelang Munas, Rildo mengaku telah mendapatkan tambahan dukungan dari beberapa pengprov. "Sekarang yang dukung saya sudah 22 pengprov dari 32 yang ada. Saya terus melakukan koordinasi dengan pengurus daerah supaya dukungan terus berlanjut sampai Munas," kata Rildo.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )