image

Foto: istimewa

14 November 2017 | 04:28 WIB | Cabang Olahraga

Henky: Proses Seleksi Harus Sesuai Ketentuan

  • Pemilihan Ketua Umum KONI Jawa Tengah

UNGARAN, suaramerdeka.com- Ketua Umum KONI Kabupaten Semarang yang juga bakal calon Ketua Umum KONI Jawa Tengah 2017-2021, Henky Prasetyo Soemitro meminta tim penjaringan dan penyaringan menjalankan proses seleksi sesuai ketentuan. Mengingat, ia melihat ada agenda tersembunyi dalam proses Pemilihan Ketua Umum KONI Jawa Tengah 2017-2021. “Karena alurnya saya lihat tidak runtut. Sebagai anggota yang punya hak suara, semestinya dapat surat tertulis dahulu terkait rencana apapun yang menyangkut KONI Jawa Tengah ke depan,” katanya, Senin (13/11).

Selain tidak ada surat resmi pemberitahuan ke masing-masing KONI Kabupaten/Kota, lanjutnya, tahu-tahu ada satu bakal calon yang dibawa ke acara melibatkan KONI Kabupaten/Kota di Surakarta belum lama ini. Di sana, yang bersangkutan diberikan ruang dan waktu untuk paparan terkait pencalonan. “Saya kan kaget, ada apa? Ini kan aneh apalagi tidak ada sosialisasi resmi, lalu ketika saya cari informasi tentang pendaftaran kok harus mengambil formulir dan tanda tangan. Ya akhirnya saya mengambil,” ujarnya.

Berbicara suatu pemilihan yang menganut demokrasi Pancasila, Henky menuturkan, segala produk hukum semestinya harus sesuai dengan aturan di atasnya. Ia mencontohkan Pemilu Presiden harus ada partai politik pendukung karena memang ada ketentuan yang mengatur hal itu. Apabila bakal calon presiden tadi lolos verifikasi, jelas yang memilih bukan partai melainkan rakyat.

“Kalau KONI kan organisasi tertutup, jelas tidak ada rakyatnya. Yang ada adalah anggota, yang punya hak suara berarti anggota. Jadi kalau disuruh mendukung dan wajib melampirkan surat dukungan kepada salah satu bakal calon, artinya kan sudah terjadi Pemilu,” tutur mantan Ketua Taekwondo Indonesia Kabupaten Semarang tersebut.

Dalam acara KONI di Surakarta, dari pantauan Henky di sana ada paparan bakal calon Ketua Umum KONI Jawa Tengah 2017-2021 yang dukung oleh KONI Jawa Tengah. Terkait potensi hak suara dalam bursa Ketua Umum KONI Jawa Tengah 2017-2021, sesuai ketentuan meliputi KONI Kabupaten/Kota mendapat satu suara, Pengprov masing-masing satu suara, dan KONI Jawa Tengah hanya satu suara. “KONI Jawa Tengah hanya satu suara, tetapi kok mendukung bakal calon tertentu. Ini sudah tidak fair, saya pun tergelitik. Agar suara bisa didengar saya harus mendaftar,” ucapnya.

Ketika dalam proses penjaringan dan penyaringan sudah tidak benar, dirinya pesimistis pembinaan atlet di Jawa Tengah bisa berjalan maksimal ke depannya. Henky pun berharap, proses penjaringan dan penyaringan diulang dari awal sesuai ketentuan termasuk mengundang melibatkan KONI Kabupaten/Kota dan seluruh Pengprov untuk duduk bersama. “Tim penjaringan dan penyaringan saya harap independen sekaligus menjatuhkan sanksi, otomatis bila sudah tercemar ya bakal calon yang sudah bermain politik negatif bisa dianulir,” imbuhnya.

(Ranin Agung /SMNetwork /CN26 )