|
|
|
|
| |
|
|
|
SEMARANG & SEKITARNYA
14 Januari 2009
Suspect Flu Burung, Seorang Anak Dirawat di Ruang Isolasi
KENDAL - Seorang anak berusia enam tahun, sejak dua hari ini harus menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUD Dokter Soewondo Kendal. Pasien berinisial DN beralamat di Ngesrep, Desa Jurang Agung, Kecamatan Plantungan, Kendal tersebut diduga terjangkit virus flu burung.
Sehari sebelumnya (Senin, 12/1) sekitar pukul 14.00, DN dikirim oleh pihak Puskesmas Plantungan ke rumah sakit milik Pemkab itu. ’’Berdasarkan catatan medis, DN memiliki keluhan seperti pengidap flu burung. Antara lain sesak napas, batuk, dan panas tinggi. Sebelum kita rawat, dia sempat menjalani pengobatan bidan desa dan Puskesmas Plantungan selama tiga hari,’’ papar Wakil Direktur Pelayanan Medis RSUD Dokter Soewondo dokter Sri Mulyani SpA, kemarin (13/1).
Namun, lanjut dia, setelah menjalani perawatan selama lebih kurang satu hari di RSUD, kondisi kesehatan DN berangsur-angsur membaik. Indikasi itu antara lain terlihat dari panas tubuh yang menurun, batuk dan keluhan sesak napas yang berkurang. ’’DN ditempatkan di ruang isolasi dengan manajemen penanganan dan prosedur pasien flu burung. Misalnya, ada perlindungan khusus bagi diri pasien dan perawat yang berada di dekatnya, pasien diberi fasilitas oksigen dan monitor detak jantung.’’
Unggas Positif AI
Dijelaskan, dari hasil pengecekan laboratorium sederhana, DN tak menunjukkan adanya tanda-tanda suspect flu burung. Meski demikian, pihak rumah sakit tetap mengirimkan sampel darah dan usap tenggorokan atau swab ke laboratorium Fakultas Kedokteran Undip Semarang. ’’Kita masih menunggu hasil pemeriksaan sampel itu.’’
DN didiagnosis suspect flu burung atas dasar sejumlah unggas ayam milik tetangganya mati secara mendadak. Beberapa dari unggas yang mati itu tidak dimusnahkan secara prosedural, tetapi hanya dibuang di kebun rumah warga.
Sebelum terjangkit sakit dengan keluhan seperti flu burung, sepulang dari Taman Pendidikan Alquran (TPQ), DN pernah melintasi di kebun tersebut.
Berdisarkan hasil penelitian pihak terkait, ayam-ayam itu positif terjangkit virus avian influenza atau AI (flu burung). ’’Setelah menjalani perawatan di sini, kami berharap kondisi kesehatan pasien terus membaik. Kalau tidak ada masalah serius, pada Selasa (13/1) sore atau Rabu (14/1) pagi dia akan dipindah dari ruang isolasi ke ruang perawatan umum,’’ tandas Mulyani. (G15-71) |
|
|
|
|
|
© 2008 suaramerdeka.com. All rights reserved |
|
|