08 Desember 2017 | Suara Kedu

PS TNI Rencana Pindah ke Bantul

BANTUL- Kabar mengejutkan datang dari Ketua Umum PSSI Letjen TNI Eddy Rahmayadi yang menyebutkan salah satu klub Liga 1, PS TNI akan pindah kandang ke Bantul.

Jika memang akhirnya benar- benar terealisasi, PS TNI pun diminta kula nuwun terlebih dahulu dengan stakeholder sepak bola di Bumi Projotamansari tersebut. “Belum ada info resmi terkait kepindahan tersebut. Mestinya ya kula nuwun dahulu dong,” tutur Kasi Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Sapto Priyono, Kamis (7/12).

Sapto yang musim ini juga menjadi Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pertandingan Persiba menjelaskan, kula nuwunnya PS TNI tak hanya dilakukan pada stakeholder sepak bola di Bantul saja tapi terpenting juga pada Suharsono selaku Bupati Bantul. “Jika memang akhirnya ke sini dan memakai stadion (Stadion Sultan Agung Bantul) berarti jika pemiliknya oke dalam hal ini Pemda Bantul tak masalah, kami ya siap saja. Makanya terpenting kula nuwun dahulu dengan Bupati,” jelas dia.

Belum Dihubungi

Meski belum resmi pindah ke Bantul, namun pembicaraan The Army untuk berhome base di kandang klub Liga 2, Persiba Bantul sudah dilakukan sejak beberapa hari terakhir. Penjajakan nonformal pun sudah dilakukan dan secara komersial jika memang PS TNI jadi pindah ke Bantul maka akan menaikan pendapatan Pemkab setempat lewat sewa stadion. Terlebih sejak Persiba pada musim depan terdegradasi ke Liga 3 bukan tak mungkin SSA akan sepi peminat. “Pemasukan sewa stadion, asongan, pajak, dan parkir tentu akan meningkat. Tapi kami tunggu kepastiannya saja,” ungkap dia.

Sementara itu Manajer Persiba Endro Sulastomo saat dikonfirmasi terkait kepindahan PS TNI ke Bantul sekaligus berganti nama mengaku belum dihubungi pihak manajemen terkait. “Belum ada komunikasi apaapa Mas,” sambung dia singkat.

Perlunya permohonan izin terlebih dahulu yang dilakukan manajemen PS TNI ke stakeholder sepak bola di Bantul diamini Media Officer Persiba Herry Fahamsyah. Bahkan Herry menyoroti dengan akan semakin padatnya jadwal penggunaan SSA jika akhirnya PS TNI berhome base di stadion tersebut. “Yang dikhawatirkan adanya masalah pengelolaan stadion dan jadwal pertandingan jika ada tiga tim yang berhome base di SSA. Selama ini sudah ada Persiba dan PSIM Jogja lalu kemungkinan PS TNI. Musim lalu saja dengan dua tim di satu stadion kami harus beberapa kali revisi ke PT LIB karena jadwal. Tapi sekali lagi sampai saat ini belum ada komunikasi dengan kami. Setidaknya kula nuwun dahulu,” tandas Herry.(K15-45)

Berita Lainnya