08 Desember 2017 | Suara Kedu

Pemain Persiba dan PSIM Ikut Tarkaman

  • Jeda Kompetisi

YOGYAKARTA- Jeda kompetisi membuat pemain sepak bola harus benar-benar menjaga kondisi fisiknya. Dari latihan hingga ikut kompetisi antarkampung (tarkam). Seperti dilakukan sejumlah pemain PSIM Yogyakarta dan Persiba Bantul yang ikut tarkam di kawasan Borobudur, Magelang. “Bela tim Borobudur, namanya lupa. Saya cuma diajak saja,” tutur pemain PSIM Pratama Gilang, kemarin.

Adalah Andi Kurniawanlah mengajak rekan-rekannya tersebut untuk ikut tarkaman. Selain Pratama Gilang, gelandang bertahan itu juga mengajak Hendika Arga Permana, Edo Pratama dan kiper Persiba Bantul Puthut Jati Purnomo. “Sebelumnya ikut tarkaman di Karanganyar. Terus ini dapat tawaran lagi dan saya ajak teman-teman saja,” sambung Andi.

Andi mengaku ikut tarkaman selain untuk menjaga kondisi fisik juga untuk mengisi waktu senggang ketika kompetisi tengah libur. “Untuk tambah-tambah uang jajan juga,” imbuhnya.

Sementara itu menyikapi adanya pemain yang ikut tarkaman, Erwan Hendarwanto selaku pelatih PSIM Yogyakarta mengaku tak bisa menghalanginya. Terlebih dengan iming-iming bayaran ketika mengikuti tarkaman, membuat seorang pemain tak kuasa menolak ajakan tersebut. “Terpenting bisa menjaga kondisi dan menghindari cedera. Karena kalau itu sudah terjadi (cedera) tentunya akan merugikan pemain itu sendiri,” sambung Erwan.

Disisi lain dalam persiapan menyongsong kompetisi, PSS Sleman harus menerima kenyataan pahit dengan hengkangnya sejumlah pemain pilar. Tercatat ada tiga pemain Super Elang Jawa yang direkrut tim Liga 1. Seperti Imam Bagus Kurnia yang sudah berkostum Madura United dan Mahadirga Lasut serta Bagus Nirwanto yang diakuisisi Pusamania Borneo FC. “Kalau harus memilih sebenarnya PSS masih jadi pilihan pertama. Tapi saya juga butuh mengembangkan karir,” tandas Dirga Lasut.(K15-45)

Berita Lainnya