08 Desember 2017 | Internasional

LINTAS JAGAT

Program Astronaut Pertama UEA

DUBAI- Wakil Presiden Uni Emirat Arab (UEA) pada Rabu (6/12) meluncurkan program luar angkasa pertamanya yang bertujuan untuk mengirim empat astronaut UEA ke Stasiun Luar Angkasa Internasional dalam waktu lima tahun ke depan. ’’Pada hari ini, sebuah babak baru dalam sejarah kita dimulai dengan peluncuran program astronot pertama UEA,’’ kata Sheikh Mohammed bin Rashed Al-Maktoum, wakil presiden sekaligus perdana menteri UEA. ’’Rakyat UEA akan menembus batasan,’’ katanya.

Negara Teluk yang kaya minyak tersebut telah mengumumkan rencana ambisiusnya demi menjadi negara Arab pertama yang mengirim sebuah misi tak berawak untuk mengorbit Mars pada 2021 yang disebut ’’Hope.’’Program astronaut akan menjadikan UEAsebagai salah satu dari hanya segelintir negara di Timur Tengah yang telah mengirim seseorang ke luar angkasa.(afp-25)

Korban Pelecehan Seksual Jadi ’’Person of the Year’’

NEW YORK- Majalah TIMEmemilih korban pelecehan seksual sebagai Person of the Year 2017. Wajah mereka menghiasi sampul majalah, mulai dari penyanyi Taylor Swift hingga aktris Ashley Judd. TIMEmemberi julukan ’’the silence breaker’’ kepada korban pelecehan seksual tersebut. Mereka terdiri atas wanita dan pria yang berani berbicara tentang pelecehan seksual yang dialaminya.

Pemilihan ’’the silence breaker’’ tak lepas dari gerakan hashtag #MeToo yang viral dan menjadi trending topic di Twitter beberapa waktu lalu. Hashtag itu muncul setelah skandal pelecehan yang dilakukan produser Harvey Weinstein terkuak. ’’Ini adalah perubahan sosial yang paling cepat yang kami lihat dalam beberapa dekade.(bbc-25)

Australia Sita 600 Kg Narkoba

SYDNEY- Tiga pria diajukan ke pengadilan di Sydney, Australia, setelah operasi yang dilakukan tim polisi internasional menemukan adanya komplotan yang berusaha mengimpor 600 kg narkoba jenis ice dan kokain dari Amerika Selatan ke Australia. Tim detektif dari kepolisian New South Wales, dan tim dari Penanganan Kejahatan Narkoba dari Amerika Serikat mulai melakukan penyelidikan mengenai sindikat transnasional berbasis di Sydney tersebut pada 2016.

Penyelidikan dengan bantuan Polisi Federal Australia dan pihak berwenang Panama berhasil menggagalkan pengiriman narkoba seberat 313 kg dalam bentuk ice di Panama pada Selasa (5/12). Polisi juga menemukan adanya rencana untuk mengimpor 300 kg kokain dari Amerika Selatan ke Australia. Dua pria berusia 60 tahunan ditangkap di sebuah gudang di Alexandria pada Selasa pagi. Sedangkan pimpinan kelompok tersebut, yakni seorang pria berusia 37 tahun, ditahan di Coogee tidak lama kemudian.(abc-25)

Berita Lainnya