image

SM/Nur Khaeruddin - BERI PEMBEKALAN : Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Munafah Asip Kholbihi memberikan pembekalan tentang membatik bagi masyarakat di kawasan destinasi wisata Petungkriyono, kemarin.(15)

08 Desember 2017 | Suara Pantura

Warga Petungkriyono Dilatih Membatik

KAJEN- Masyarakat di Kecamatan Petungkriyono, dibekali keterampilan membatik oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga kerja bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan, kemarin.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memberikan tambahan modal keterampilan bagi masyarakat setempat, karena Petungkriyono sekarang ini telah dijadikan sebagai salah satu destinasi unggulan wisata alam di Kota Santri. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan Munafah Asip Kholbihi saat membuka pelatihan membatik mengatakan, kegiatan itu mengambil basis potensi lokal, dan dengan sasaran ibu rumah tangga, Hal ini agar memiliki wawasan serta pengetahunan membatik.

”Dengan pelatihan tersebut kami mengharapkan potensi lokal yang ada di Kabupaten Pekalongan dapat terus dikembangkan,” ucapnya. Terlebih bagi masyarakat di Petungkriyono, dia menambahkan, dengan lingkungan destinasi wisata alam unggulan diharapkan pelatihan membatik tersebut dapat memberikan manfaat dan mampu menambah kesejahteraan masyarakat. Pihaknya berharap dengan fasilitasi dari pemerintah di tingkat kecamatan, pelatihan membatik tersebut dapat meningkatkan dan memberdayakan potensi, guna memancing geliat usaha mandiri, serta meningkatkan perekonomian masyarakat.

”Kegiatan pelatihan ini untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan serta memotivasi peserta pelatihan, khususnya masyarakat Petungkriyono untuk dapat menjadi pembatik sehingga bisa membuka peluang usaha baru dan dapat menambah pendapatan keluarga” tandas Munafah. Pelatihan digelar selama tujuh hari bertempat di Halaman Kantor Kecamatan Petungkriyono, diikuti 30 peserta. Mereka berasal dari sembilan desa di Kecamatan Petungkriyono.

”Pelatihan membatik untuk mencetak pembatik profesional masyarakat di kawasan desa wisata tersebut,” tuturnya. Camat Petungkriyono Agus Dwi Nugroho, mengatakan, pihaknya sangat bersyukur karena ada perhatian khusus dari berbagai pihak, untuk pembekalan masyarakat di kawasan daerah wisata Petungkriyono.

”Biasanya masyarakat Petungkriyono itu mengurusi pertanian, alhamdulillah tahun ini diberi pelatihan yg belum pernah diselenggarakan di Kecamatan paling tertinggi di Kabupaten Pekalongan ini, yaitu pelatihan membatik,” ungkap dia. Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan, Rahmawati menambahkan, pihaknya berharap peserta pelatihan yang terdiri dari ibu-ibu rumah tangga tersebut, dapat memanfaatkan kesempatan mengikuti pelatihan membatik ini dengan sebaikbaiknya.( H52-15)

Berita Lainnya