08 Desember 2017 | Suara Pantura

Belum Selesai Dibangun, Oprit Jembatan Plompong Ambrol

BUMIAYU- Belum lagi selesai dibangun, oprit Jembatan Plompong di Desa Plompong, Kecamatan Sirampog, Brebes, ambrol. Oprit yang ambrol itu berada di sisi selatan sungai. Timbunan jalan pendekat jembatan itu ambrol sepanjang lebih kurang 10 meter. ”Ambrol pada Rabu (6/12) pukul 14.00,” kata Kades Plompong, Fatoni, kemarin. Sesuai papan informasi proyek, Fatoni menjelaskan, pembangunan jembatan Plompong menelan Rp 10,894 miliar.

Jembatan baru yang menghubungkan Desa Plompong dengan Desa Kaliloka Kecamatan Sirampog tersebut dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang rawan putus. Pengerjaan jembatan baru tersebut ditarget selesai akhir Desember ini. ”Namun belum lagi selesai, salah satu oprit ambrol,” kata kades.

Dugaan yang berkembang dilapangan, oprit tersebut ambrol karena tidak kuat menahan beban tanah arugan. Dugaan lainnya adalah kondisi dinding beton yang masih baru sehingga belum siap menahan tanah arugan. ”Kalau ditanya apa penyebabnya, saya ndak tahu. Yang pasti kan ini masih tanggung jawab rekanan pelaksana,” kata dia.

Tunggu Arahan

Pantauan siang kemarin, tidak ada aktivitas pekerjaan di lokasi pembangunan jembatan tersebut. Hanya sejumlah pekerja menyelamatkan besi-besi cor. Diakui kades, salah satu kendala dalam pembangunan jembatan adalah kondisi jalan yang sulit untuk mendatangkan beton ready mix.

”Kalau masyarakat inginnya ya jembatan bisa selesai dengan kualitas memuaskan. Sejauh ini rekanan cukup kooperatif dengan masyarakat,” kata dia. Pelaksana lapangan proyek pembangunan Jembatan Plompong, Rizal Abdillah membenarkan ambrolnya oprit jembatan tersebut.

Menurutnya, untuk sementara pekerjaan dihentikan sambil menunggu peninjauan dan arahan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes. ”Sudah pasti ini menjadi tanggungjawab kami. Tapi sementara ini menunggu dari DPU Brebes yang akan meninjau dan memberikan keputusan,” katanya kepada wartawan.( H51-40)

Berita Lainnya