07 Desember 2017 | Selebrita

Electroguns Usung Musik Elektronik

JAKARTA- Dentingan piano mengawali komposisi musik elektronik dari grup musik yang digawangi DJ Stroo (DJ Controller, sampling, electronic percussion), Ana Livian (drum, percussion, back vok a l ) , d a n Syanti Nova (vokal, guitar, flute). Nuansa harmonis dan feminim bertahan hingga dentuman drum Ana masuk di tengah-tengah lagu mendampingi alunan vokal suara khas SyantiNova.

Mereka bukanlah n a m a baru dalam industri musik tanah air. DJ Stroo merupakan DJ Rock N Roll yang kerap menghasilkan karya bersama nama besar seperti Bagus NTR dalam project Duo Sianida. Sementara Ana sempat juga menjadi drummer band Rock N Roll bernama Miszy yang belakangan berpasangan dengan DJ Una. Sedangkan Syanti Nova mengawali kariernya sebagai solois dan terakhir bergabung sebagai vokalis band Pop- Rock, The Winner.

Perbedaan latar belakang musik, justru menggiring kepada sebuah karya kolaborasi musik elektronik yang menurut DJ Stroo, segar dengan mempertahankan originalitas tata suara drum dan vokal analog. Kolaborasi ini, sepenceritaan DJ Stroo dikukuhkan pada Hari Musik Indonesia, 9 M a r e t 2017 lalu, dengan mengusung nama Electroguns. Sebuah frasa yang diciptakan DJ Stroo untuk mengidentikkan musik elektronik yang segar, dan tetap mengentak.

Merilis Single

Mereka yang masingmasing juga memiliki kemampuan sebagai penulis lagu akhirnya merilis single perdana bertajuk ”Call Me Before Midnight”. Kali ini giliran lagu yang diciptakan dan diproduseri DJ Stroo sendiri. ”Lagu dengan lirik berbahasa Inggris ini dirasa cocok untuk genre musik Electronic Dance Music (EDM) yang kami pilih menjadi genre karya musik Electroguns,” ujar DJ Stroo yang juga dikenal juga sebagai wartawan musik senior itu di Jakarta, Selasa (5/12) malam.

Electriguns bergabung di bawah THINK! Management. Dia berharap via single ini, Electroguns tidak sekedar numpang lewat dalam blantika musik Indonesia. Lebih dari itu, juga tidak sekedar memperkaya kazanah musik EDM. ”Kami akan menjadi bagian sejarah penting musik EDM di Indonesia,” pungkasnya ihwal musik jedag-jedug atau lebih populer di kalayak ramai sebagai house music.(G20-63).

Berita Lainnya