06 Desember 2017 | Hukum

Korupsi Sang Hyang Seri Rugikan Negara Rp 65 Miliar

JAKARTA- Kejaksaan Agung mengumumkan, berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kerugian keuangan negara akibat dugaan korupsi penggunaan Kredit Modal Kerja (KMK) oleh Kantor Regional I PT Sang Hyang Seri (Persero) tahun 2012-2013 mencapai Rp 65 miliar. ”Dari audit BPK, kerugian mencapai Rp 65 miliar,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, M Rum di Jakarta, Senin (4/12) malam.

Penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus) telah menetapkan dua tersangka dalam kasus itu, yakni KPK dam HS. KPK adalah mantan kepala Divisi Keuangan PT Sang Hyang Seri tahun 2012. Adapun HS kepala Bagian Keuangan PTSang Hyang Seri periode 2012. Kapuspenkum menjelaskan, penggunaan KMK tidak bisa dipertanggungjawabkan sesuai mekanisme.” Penyidik masih memeriksa saksi-saksi untuk membuat terang kasus itu,” kata Rum.

Ia menyebutkan, penyidik JAM Pidsus telah memeriksa 30 saksi, di antaranya Danang Rahmat, mantan sopir di Kantor Regional I PT Sang Hyang Seri (Persero) Sukamandi, Jawa Barat. Dia diperiksa pada Senin (4/12) lalu. ”Pada pokoknya menerangkan mengenai penyaluran dana kredit modal kerja dari PT Sang Hyang Seri Pusat kepada Kantor Regional I PT Sang Hyang Seri Sukamandi,” kata Rum. Kedua pelaku disangka melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3, Pasal 9, UU Nomor 31/1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.(D3,ant-39)

Berita Lainnya