06 Desember 2017 | Internasional

Lima Mahasiswa Indonesia Ditangkap di Mesir

  • Alasan Keamanan Nasional

KAIRO- Aparat keamanan Mesir masih menahan seorang mahasiswa Indonesia dan mendeportasi dua lainnya dengan alasan ”keamanan nasional”. Dua mahasiswa lain juga ditangkap tapi kemudian dilepaskan lagi.

Duta Besar Indonesia di Kairo, Helmy Fauzi, mengatakan dalam siaran persnya bahwa KBRI terus mengusahakan pembebasan Muhammad Fitrah Nur Akbar, namun ia tidak menjelaskan apa penyebab penangkapan itu.

”Hingga 4 Desember 2017, KBRI Kairo belum menerima notifikasi maupun keputusan dari Pemerintah Mesir terkait satu WNI mahasiswa yang masih ditahan oleh aparat keamanan di Kantor Polisi Nasr City II atas nama Muhammad Fitrah Nur Akbar,” kata Helmy. Karenanya, lanjut dia, KBRI menyampaikan nota diplomatik kepada pihak-pihak berwenang Mesir untuk segera membebaskan Muhammad Fitrah Nur Akbar yang berstatus mahasiswa Al Azhar dan memiliki izin tinggal hingga 2018.

Penangkapan terhadap lima mahasiswa Indonesia itu terjadi pada 22 November dan KBRI memperoleh informasinya pada hari yang sama dari Dodi Firmansyah Damhuri, salah satu mahasiswa yang ditangkap namun dilepaskan lagi bersama Muhammad Jafar. Kelima WNI itu terjaring dalam razia keamanan oleh aparat keamanan Mesir di kawasan Tabbah, Kota Nasr.

Dideportasi

KBRI mendapat penjelasan dari Dinas Keamanan Nasional Mesir bahwa sesuai dengan hasil investigasi yang dilakukan oleh National Security, dua mahasiswa bernama Ardinal Khairi dan Hartopo Abdul Jabbar diputuskan untuk dideportasi dengan alasan keamanan nasional oleh Kemendagri Mesir.

Tidak jelas, apa alasan keamanan terkait pengusiran dua mahasiswa Indonesia itu. KBRI telah memfasilitasi pemulangan keduanya pada 30 November. Menurut siaran pers Dubes RI di Mesir, pihaknya masih terus mengusahakan pembebasan Muhammad Fitrah Nur Akbar yang hingga Senin (4/12) masih ditahan di Kantor Kepolisian Kota Nasr II.

Disebutkan pula, hingga 4 Desember 2017 itu pula KBRI sudah memfasilitasi pemulangan 18 pelajar dan mahasiswa Indonesia yang dideportasi. Sampai saat ini, belum jelas, apakah alasannya pertimbangan keamanan nasional Mesir atau sekadar pelanggaran keimigrasian.(bbc-25)

Berita Lainnya