19 November 2017 | Yunior

PUISI

Ayah Jagoanku

Setiap pagi aku melihat ayah
Memakai sepasang kaos kaki
Tak lupa sepasang sepatu hitam untuk
melengkapi

Aku terdiam melihat ayah mengaduk
secangkir kopi
Yang mengisi perutnya di kala pagi
Ayah adalah jagoanku

Tak kenal lelah utuk mengajariku
Walau pulang di kala senja
Tak mengurangi niat untuk memelukku

Dia tetap jadi jagoanku
Meski kadang ayah memarahiku
Karena ayah sayang padaku

Davit Kuntoro
Karangnanas RT 05 RW 04
Sokaraja Banyumas

 

 

Harta yang Tersia-sia

Hartaku ini sangatlah berharga
Namun aku tak tahu apa arti dari hartaku
Kucari engkau ke ujung bumi
Ke lautan samudra ke gurun yang panas
Tak kutemukan arti itu

Aku pun meninggalkan dan melupakan itu semua
Namun dalam hati aku mendengar
Pengharapan tuk keluar dari kegelapan hidupku
Namun waktuku telas habis
Sampai membatu hartaku dan terbuang sia-sia

Akhirnya aku tahu
Apa arti yang kucari selama ini
Dan Aku terus menyesal meninggalkannya
Merekalah itu hartaku
Engkau ayah dan ibuku yang telah tiada

Theng steven
Devin S

Kelas 8B/24 SMP Kristen YSKI
Semarang

Berita Lainnya