image

Foto: suaramerdeka.com / dok

16 Oktober 2017 | 19:07 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Freddy Muli Nakhodai Persis Solo

SLEMAN, suaramerdeka.com- Tak perlu waktu lama untuk menganggur setelah gagal membawa PSS Sleman lolos dari babak 16 besar Liga 2, Freddy Muli akhirnya resmi ditunjuk menjadi pelatih kepala Persis Solo menggantikan Widyantoro yang dihukum tidak boleh melatih selama 12 bulan oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. “Saya statutusnya dipinjamkan PSS ke Persis sejak babak delapan besar,” tutur Freddy Muli, Senin (16/10).

Menurut Freddy, dirinya dipinjamkan ke Laskar Sambernyawa karena meski sudah tidak melatih PSS setelah hanya mampu berada di babak 16 besar namun masih terikat kontrak dengan klub berjuluk Super Elang Jawa itu.

“Saya masih terikat kontrak dengan PSS. Jadi statusnya di Persis ya dipinjamkan. Sebelumnya memang sudah ada komunikasi antara manajemen PSS dengan manajemen Persis,” jelas juru taktik asal Palopo tersebut.

Freddy mengaku baru hari ini akan memimpin latihan M Wahyu Fitrianto dan kolega. Selama melatih pria yang sempat menukangi Persik Kediri dan Persebaya Surabaya itu juga masih akan berkoordinasi dengan pelatih kepala Persis sebelumnya, Widyantoro. “Baru besok saya pimpin latihan. Nanti koordinasi dengan Wiwid (Widyantoro-red) terkait materi latihan seperti apa karena saya juga harus mengenal satu persatu pemain di tim ini,” tuturnya.

Keputusan menunjuk Freddy Muli sebagai pelatih kepala dibenarkan manajemen Persis yang diumumkan langsung Wakil CEO PT Persis Solo Saestu Dedy M Lawe di mess tim, Karangasem, Kota Solo. “Penunjukan ini untuk mengisi kekosongan pelatih kepala karena kami masih menunggu hasil banding. Artinya karena harus ada pelatih kepala, makanya kami menunjuk Pak Freddy,” sambung Dedy.

Keputusan manejemen menunjuk Freddy, ungkap Dedy, karena faktor senioritas. Menurutnya, berdasarkan beberapa pertimbangan termasuk pengalaman, Freddy paling cocok untuk mengisi kekosongan sang juru taktik. “'Nanti sifatnya tetap koordinasi dengan Mas Wiwid untuk masukan dalam materi latihan,” imbuh dia.

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )