image

Foto: suaramerdeka.com / dok

08 Maret 2018 | 20:53 WIB | Liga Indonesia - Nasional

Bhayangkara Vs Persija Buka Liga 1

  • Dimulai 23 Maret

JAKARTA, suaramerdeka.com- PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan kick off kompetisi Liga 1 akan digulirkan mulai 23 Maret 2018. Rencananya, laga pembuka akan mempertemukan juara bertahan Bhayangkara FC kontra kampiun Piala Presiden 2018, Persija Jakarta di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta. Adapun laga terakhir dijadwal 2 Desember mendatang.

Keputusan itu sudah disepakati pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dihadiri perwakilan 18 klub Liga 1 di Jakarta, Kamis (8/3).  Menurut Direktur Utama PT LIB Berlinton Siahaan, kompetisi musim ini akan berjalan lebih padat. Jika pada tahun lalu bisa mencapai 34 pekan, kali ini hanya berlangsung 25 minggu.

"Tahun ini ada Asian Games, lalu beberapa tempat ada Pilkada dan Idul Fitri. Ada jadwal minggu-minggu yang padat. Kalau selesai 2 Desember, ada 25 minggu. Kemungkinan akan geser ke tanggal 7 atau 13 Desember, nanti kami akan lihat jadwal lagi," kata Berlinton.

Adapun hak siar Liga 1 didapat dua televisi nasional, Indosiar dan TV One. Indosiar mendapat jatah penyiaran di atas 90 persen, sisanya diberikan TV One. Jumlah pertandingan yang disiarkan secara langsung 238 laga dari total 306 pertandingan. "Kontrak dengan Indosiar selama lima tahun. Rasanya kompetisi tahun ini akan lebih hidup, apalagi dengan hadirnya tiga tim, Persebaya, PSMS dan PSIS yang punya banyak pendukung," ungkap dia.

Direktur Programming SCM Harsiwi Achmad mengemukakan, alasan Indosiar berani mengambil hak siar Liga 1 karena sepak bola merupakan olahraga yang paling digemari masyarakat. Selain itu, tayangan sepak bola juga tak pernah sepi penonton dengan dibuktikan beberapa kali ada turnamen selalu sukses. "Ini jadi salah satu alasan kenapa Indosiar menayangkan Liga 1. Lalu untuk pembagian dengan TV One, mereka kami kasih satu pertandingan per pekan," tutur Harsiwi.

Tigorshalom Boboy selaku Chief Operating Officer (COO) PT LIB mengatakan, regulasi Liga 1 musim ini yang berbeda adalah setiap klub wajib mendaftarkan tujuh pemain U-23, namun mereka tak wajib dimainkan di laga.

Selain itu, tahun ini tak ada marquee player. Adapun jumlah pemain asing tetap empat orang, yaitu tiga boleh berasal dari negara mana saja dan satu dari Asia. "Bagi tim yang memainkan pemain U-23 akan dapat insentif di akhir musim. Mekanisme dan jumlah insentif berapa nanti dibahas pada managers meeting 15 Maret," kata Tigor.

(Arif M Iqbal /SMNetwork /CN26 )