image

Foto: Marco Bertorello / AFP / Getty Images

14 November 2017 | 11:05 WIB | Dunia

Swedia Akui Main Bertahan untuk Redam Serangan Italia

MILAN, suaramerdeka.com -Pelatih Swedia, Janne Andersson mengakui, tak punya cara lain untuk melawan Italia selain bermain bertahan. "Kami tidak punya senjata lagi. Kami cuma harus diam di sana (lini pertahanan) dan berharap bisa bertahan (dari gempuran Italia). Kami tidak bisa melakukannya dengan cara lain, mereka sangat terampil," kata Andersson seperti dikutip dari situs UEFA.

Swedia melenggang ke Piala Dunia 2018 usai menang agregat 1-0 atas Italia dalam dua laga play-off. Menang 1-0 di leg pertama, Swedia kemudia menahan imbang Italia 0-0 dalam leg kedua play-off di San Siro, Selasa (14/11) dini hari WIB.  Pada laga leg kedua, Italia sebetulnya tampil perkasa selama 90 menit dan memaksa Swedia bertahan.

UEFA mencatat, tim besutan Giampiero Ventura itu unggul penguasaan bola sebesar 75?n melepas 20 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang. Di sisi lain,  Swedia cuma menguasai bola sebesar 25 persen dan melepas dua tembakan ke gawang dengan satu yang mengarah ke sasaran. Mereka bahkan nyaris tidak keluar dari area permainannya sendiri di babak kedua.

Di sisi lain, striker Marcus Berg menjelaskan bahwa kunci keberhasilan Swedia tak lepas dari keyakinan tim. Pemain Swedia disebut Berg, mampu tampil solid untuk membantu tiap lini.

"Saya sangat bahagia dan bangga pada tim. Kami percaya hal ini, kami tahu seberapa kuat kami, saya kira itulah kuncinya. Kami percaya pada apa yang kami lakukan. Kami saling membantu dalam setiap situasi," kata Berg.

(Andika Primasiwi /DS /CN26 )