image

Foto: Reuters

08 Desember 2017 | 08:24 WIB | Mancanegara

Demonstran dan Pasukan Israel Terlibat Bentrokan di Tepi Barat dan Gaza

  • Usai Pernyataan Trump

GAZA suaramerdeka.com- Usai Presiden Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel demonstran Palestina dan pasukan Israel, terlibat bentrokan, disertai protes di jalan-jalan Tepi Barat dan Gaza.

Di Tepi Barat,  lemparan batu dari demonstran menghujani pasukan Israel sekaligus mereka membakar ban-ban di Ramallah, pusat pemerintahan Palestina. Bentroka itu menyebabkan puluhan orang luka ringan.

Di Betlehem, tentara menembakkan meriam air dan gas air mata ke arah demonstran, sementara di Gaza, demonstran membakar poster Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, serta membakar bendera-bendera Amerika dan Israel.

Palestina menutup toko-toko dan sekolah-sekolah dalam pemogokan umum, sementara Ismail Haniyeh, pemimpin kelompok militan Hamas yang menguasai Gaza, menyerukan pemberontakan bersenjata ke-tiga Palestina dalam melawan Israel.

Israel menambah pasukan keamanan di Tepi Barat, Yerusalem Timur dan di perbatasan Gaza, karena khawatir akan eskalasi situasi. Pengakuan Trump bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel juga memicu kemarahan di dunia Arab dan Muslim serta kekhawatiran dari sekutu-sekutu Amerika.

(VOA /CN26 )