image

Foto: Istimewa

08 Desember 2017 | 07:00 WIB | Nasional

Jalur Kereta Api Cepat Jakarta-Surabaya Bakal Dibangun Pemerintah

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com- Jalur kereta api cepat Jakarta-Surabaya rencananya akan dibangun Pemerintah dan ditargetkan akan bisa beroperasi sebelum lebaran tahun depan. Diharapkan, kemampuan daya saing bangsa akan meningkat sekaligus menurunkan biaya logistik arus barang dan jasa, dengan pembangunan kereta api cepat ini.

Seperti diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, pembangunan kereta api cepat yang menghubungkan Jakarta-Surabaya ini akan mengurangi waktu tempuh yang sebelumnya 9 jam akan berkurang menjadi 5,5 jam. “Keteta api ini bisa dua kali bolak balik dalam sehari semalam,” kata Menhub saat membuka seminar pembangunan jalur kereta api cepat Jakarta-Surabaya, Kamis (7/12) di ruang seminar Sekolah Pascasarjana UGM.

Menhub mengakui, butuh biaya yang tidak sedikut untuk membangun jalur kereta api cepat tersebut. Meski belum menyebutkan alokasi anggaran yang dibutuhkan, Menhub mengatakan pihaknya kini tengah mempertimbangkan beberapa pilihan jenis teknologi kereta api cepat seperti yang ada di Jepang, Korea dan Jerman. “Kami ingin mendapat pilihan teknologi cerdas dalam pembangunan kereta api cepat ini,”katanya.

Menurut Menhub, saat ini sudah ada tiga proposal yang diajukan ke pemerintah terkait rencana pembangunan kereta api cepat tersebut. Proposal tersebut berasal dari JICA, BPPT dan Jerman. “Kami akan perbandingkan mana saja yang bisa digunakan dan mengetahui dinamika percepatan kereta api di masing masing negara,” tuturnya.

Pembangunan kereta api cepat, diharapkannya ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi setiap kota yang nantinya disinggahi oleh kereta api tersebut. “Dengan biaya besar yang dikeluarkan bisa memberikan dampak kemanfaatan ekonomi lebih banyak, meningkatkan daya saing,”katanya.

Menurut Budi moda transportasi kereta api merupakan angkutan yang paling banyak digemari dan dinilai ramah lingkungan. Oleh karenai itu, Kemenhub akan melakukan penataan jalur kereta api yang nantinya terintegrasi dan masif serta bisa menghubungkan antar kota di Jawa. "Sesuai dengan arahan dan tujuan yang  disampaikan Presiden agar nantinya bisa meningkatkan daya saing,”katanya.

 

(Andika Primasiwi /SMNetwork /CN26 )