image

Foto: suaramerdeka.com / dok

08 Desember 2017 | 05:24 WIB | Nasional

Menteri Pariwisata Rilis Calender of Event Bengkulu 2018

JAKARTA, suaramerdeka.com- Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah secara resmi merilis Calendar of Events (CoE) Pariwisata Bengkulu 2018, di kantor Kemenpar, Kamis (7/12) sore. Even ini pada malam harinya dilanjutkan dengan gelaran Malam Pesona Bengkulu, di tempat yang sama.

Malam Pesona Bengkulu dan peluncuran CoE Pariwisata Bengkulu 2018 adalah upaya mempromosikan potensi pariwisata serta menarik kunjungan wisatawan ke Bengkulu. Sekaligus meningkatkan citra Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus barbenah diri dalam manggiatkan sektor pariwisata sebagai program prioritas dalam Visit 2020 Wonderful Bengkulu.

Rohidin Mersyah mengatakan, berbagai usaha promosi telah dan terus lakukan untuk mengenalkan Provinsi Bengkulu baik di tingkat nasional mupun mancanegara. CoE Pariwisata Bengkulu 2018, imbuh dia,  sekaligus sebagai agenda wisata yang akan digelar sepanjang tahun 2018 terdiri 14 event unggulan. Yang terdiri dari tujuh event alam, dua event buatan, tiga event budaya, dan dua event bahari.

Di antaranya tiga festival budaya sebagal top 3 yaitu Festival Tabot, Festival Pesisir Pasir Panjanng‘ dan Festival Bumi Raflesia. “Tiga festival ini sebagai top 3 dan menjadi andalan dalam mendatangkan wisatawan. Festival Tabot kami perkirakan dapat mendatangkan 75 ribu wisatawan, sedangkan Festival Pesisir Pasir Panjang dan Festival Bumi Raflesia masing-masing 30 ribu dan 10 rubu wisatawan," terang Rohidin Mersyah.

Arief Yahya mengapresiasi diluncurkannya CoE Pariwisata Bengkulu 2018 yang akan mendukung CoE Wonderful lndonesia (CoE WI) 2018 l, dengan menetapkan 100 premier event dalam rangka mencapai target pariwisata 2018 mendatangkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 270 jute pergerakan wisatawana nusantara (wisnus) di Tanah Air.

Dari 100 event CoE WI 2018 itu, kata Arief Yahya, diharapkan untuk event tingkat nasional ada yang mewakili dari Provinsi Bengkulu. Misalnya, Festival Tabot yang sudah berlangsung lama dan digelar secara rutin setiap tahun di Bengkulu, serta banyak mendetangkan wisatawan. "Pemilihan 100 premier event CoE Wl 2018 dilakukan oleh tim kurator yang kredibel,” kata Arief Yahya.

(Benny Benke /SMNetwork /CN26 )