image

SIAP PANEN: Bupati Mirna Annisa bersama Forkompimda dan siswa-siswi SMP 1 Kendal siap melaksanakan panen padi perdana di lingkungan sekolah. (SM/Rosyid Ridho)

08 Desember 2017 | 03:57 WIB | Suara Pantura

Pemkab Kendal Siap Beli Hasil Panen Padi Sekolah

KENDAL, suaramerdeka.com– Pemkab Kendal siap membeli hasil panen padi siswa-siswi yang ditanam di lingkungan sekolah. Nantinya hasil penjualan akan dikembalikan ke peserta didik dalam berbagai bentuk. 

Bupati Mirna Annisa menyampaikan hal itu seusai melakukan Launching dan Panen Perdana Padi di Sekolah yang dipusatkan di SMP 1 Kendal, Kamis (7/12). ‘’Ini sangat bagus. Hasilnya nanti bisa dimanfaatkan untuk siswa-siswi. Mungkin bisa dalam bentuk beasiswa bagi anak-anak yang kurang mampu,’’ katanya.
 
Ia menerangkan, penanaman padi di lingkungan sekolah dengan menggunakan polybag, mampu meningkatkan produksi padi sekaligus mengenalkan kepada siswa-siswi untuk belajar bercocok tanam. Ini program wajib bagi siswa SD dan SMP se-Kabupaten Kendal. Pemkab menyediakan bibit padinya. ‘’Ini sebagai wujud pendidikan muatan lokal,’’ tambah dia.  
 
Ketua panitia, Sri Bagus Darmoyo, mengatakan, kegiatan itu sebagai bentuk gerakan menanam padi di sekolah. Kegiatan bertujuan menumbuhkan perilaku dan sikap peserta didik yang santun dan rendah hati. 

Selain itu padi mempunyai filosofi yang sangat mendalam tidak hanya luarnya. Sebagaimana diketahui, padi semakin berisi semakin merunduk. Selain itu memanfaatkan lahan kosong di sekolah untuk kegiatan produktif. ‘’Panen padi ini hasil tanam Juli 2017,’’ jelasnya.
 
Ia menambahkan, jumlah SD di Kendal sekitar 600 sekolah dan SMP 120 sekolah dengan jumlah peserta didik mencapai 300 ribu anak. Hasil tanaman siswa ini bisa membantu penyediaan pangan di Kabupaten Kendal. Jenis padi yang ditanam yakni jenis Situpagendit dan Inpari 32. "Kami berharap selain sebagai pembelajaran, gerakan menaman dari siswa ini mampu membantu kebutuhan pangan,’’ jelasnya.
 
Kepala Dinas Petanian dan Pangan Kendal, Diah Aning B, mengatakan,  luas lahan sawah pertanian di Kabupaten Kendal 25.989 hektar, dengan rencana tanam padi 2017 sebesar 45.006 hekater dan rencana panen 46.743 hektar, serta produktivitas panen 58,17 kuintal perhektar.
 
Realisasi panen pada Januari-September sebesar 40.611 hektar dengan produksi 206.098 ton gabah kering giling. ‘’Saya belum tahu berapa nantinya kenaikan persentase produksi padi dengan adanya gerakan menanam padi di sekolah tersebut. Namun, itu merupakan hal yang bagus,’’ kata dia.

(Rosyid Ridho /SMNetwork /CN34 )