image

HADIAH SORBAN: Kasat Lantas AKP Suryo Wibowo mendapatkan hadiah sorban dari KH Riyanto di sela-sela pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolres Kebumen, Kamis (7/12). (suaramerdeka.com/Supriyanto)

07 Desember 2017 | 19:12 WIB | Suara Kedu

Kasat Lantas Kebumen Dihadiahi Sorban Oleh KH Riyanto

KEBUMEN, suaramerdeka.com– Ada yang tidak biasa dalam pengajian akbar memeringati Maulid Nabi Muhammad SAW di Mapolres Kebumen, Kamis (7/12). Bagaimana tidak, di sela-sela ceramahya, KH Riyanto mengundang Kasat Lantas, AKP Suryo Wibowo, dan dihadiahi sorban warna hijau dari Mekah.

Pemberian hadiah sorban menurut Kiai Riyanto bukan tanpa alasan. Pada suatu waktu, saat perjalanan pulang dari Purworejo ke rumahnya di Kecamatan Sempor, dia melihat anggota Sat Lantas menegur pemuda yang menyerobot palang pintu kereta api, di palang pintu Karanganyar. Padahal saat itu pintu telah tertutup, sebentar lagi akan melintas kereta. "Saya salut dengan ketegasannya. Jadi saya kasih sorban mekah ini kepada komandannya," ucapnya, mengaku lupa kapan dan siapa personel tersebut.

Sang kiai yang juga dikenal sebagai aktivis itu juga mengatakan, antara tegas dan galak itu berbeda. Dirinya suka dengan polisi tegas. Tindakan polantas saat itu, dinilainya tegas. "Tegas itu, menegaskan hukum yang berlaku. Sedangkan galak, sama saja marah tanpa ada alasan. Beda kan, artinya?" tukasnya.

Kiai Riyanto berpesan kepada Polri agar tetap menjaga NKRI, dan merah putih, Pancasila bersama para ulama. Tanpa membedakan organisasi apa pun, demi kesatuan dan persatuan bangsa. 

Meneladani Rosul

Pengajian yang diikuti para personel Polsek jajaran, personel Polres, purnawirawan Polri, Parakawuri, ASN Polri itu mengangkat tema: Dengan Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW, Kita Wujudkan SDM Polri yang Unggul dan Kompetitif. Sebelum taushiah para jamaah disuguhkan dengan pembacaan ayat Al Quran oleh F Falahudin.

Menurut Kapolres Kebumen, AKBP Titi Hastuti mengatakan, Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dan harus diteladani akhlaknya dalam tugas sehari hari sebagai personel Polri. "Oleh karenanya, dengan tema di tersebut, insan Bhayangkara dalam pelaksanaan tugas maupun perilaku sehari hari harus mencontoh kepribadian Rosulullah," katanya.

Hal ini agar semakin dicintai Allah karena telah mengikuti jejak rosul-Nya, serta masyarakat pun semakin sayang terhadap sesamanya. 

(Supriyanto /SMNetwork /CN40 )