image

Foto: Istimewa

07 Desember 2017 | 17:35 WIB | Pilkada Serentak

Panwaslu Kirimkan Rekomendasi ke KPU

 UNGARAN, suaramerdeka.com -Rekomendasi Panwaslu Kabupaten Semarang terkait dugaan pelanggaran administrasi anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Lanjan, Sumowono, Qomarudin sudah dikirim ke KPU Kabupaten Semarang. Ketua Panwaslu Kabupaten Semarang, Agus Riyanto mengatakan, hasil kajian dari komisioner Panwaslu menyimpulkan bila hal itu tergolong pelanggaran adminstrasi.

“Rekomendasi telah kita kirimkan kemarin. Usai mengklarifikasi KPU, DPC Partai Hanura, dan yang bersangkutan, kami menyatakan anggota PPS tersebut tidak memenuhi syarat,” katanya, Kamis (7/12).

Agus menuturkan, rekomendasi yang dilayangkan mengacu Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilu, tepatnya Pasal 72 huruf e yang menyebutkan bahwa syarat untuk menjadi anggota PPS diantaranya tidak menjadi anggota partai politik (parpol) yang dinyatakan dengan surat pemyataan yang sah atau sekurang-kurangnya dalam waktu 5 (lima) tahun. Termasuk dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus parpol yang dimaksud.

“Yang bersangkutan adalah benar anggota PPS. Di sisi lain, dia juga pengurus Partai Hanura yang mengundurkan diri dari sejak 8 mei 2017, artinya belum genap 5 tahun mundurnya,” tuturnya.

Ketika dikonfirmasi, Ketua KPU Kabupaten Semarang Guntur Suhawan menjelaskan, bila Qomarudin sudah menyatakan mundur sebagai anggota PPS Desa Lanjan sejak, Sabtu (2/12).

“Kemarin sebelum KPU dimintai klarifikasi Panwaslu, saya bersama PPK dan Panwaslu Kecamatan Sumowono telah memanggil yang bersangkutan. Ketika itu yang bersangkutan menyatakan mengundurkan sebagai anggota PPS,” jelasnya.

Setelah menerima rekomendasi, lanjut Guntur, KPU hendak melanjutkan proses pengisian anggota PPS Desa Lanjan yang kosong. Itu dilakukan, menyusul ketika proses seleksi PPS Desa Lanjan sebelumnya, calon yang mendaftar tidak lebih dari tiga orang.

“Tetap ada tes wawancara jika calon tersebut memenuhi syarat, kami pun akan menetapkan dengan surat keputusan yang baru,” imbuhnya.

KPU Kabupaten Semarang menargetkan sebelum pekan ketiga Desember 2017, posisi anggota PPS Desa Lanjan yang kosong bisa terisi. “Potensi di Desa Lanjan hendak kita lihat lagi, dan yang jelas harus memenuhi unsur yang disyaratkan dalam Undang-undang,” tegas Guntur. 

(Ranin Agung /SMNetwork /CN41 )