image

Ilustrasi: Lip6

07 Desember 2017 | 15:30 WIB | Ekonomi dan Bisnis

Lansia Diberdayakan Lewat Koperasi

SLEMAN, suaramerdeka.com - Umur tidak menghalangi semangat para lansia di Desa Purwomartani, Kecamatan Kalasan, Sleman ini untuk berkarya. Dengan bergabung membentuk koperasi, mereka membuktikan mampu mandiri dan tetap produktif meski telah berusia senja.

Berdiri sejak tahun 1993, koperasi lansia yang awalnya bergerak di sektor serba usaha kini telah bergeser ke wujud koperasi jasa. Bidang jasa yang mereka geluti beragam dan mengikuti tren perkembangan zaman. Mulai dari PPOB (payment point online bank), ritel hingga menjadi mitra kerja Pertamina dalam penyaluran LPG ke masyarakat.

Ketua Koperasi Lansia Kalasan, Widiyono (66) menuturkan, perputaran dana yang dikelola koperasinya tahun ini mencapai Rp 8 miliar dengan nominal sisa hasil usaha (SHU) sebesar Rp 66 juta. 

"Meski semua anggotanya lansia, selama ini perjalanan koperasi kami relatif tidak ada kendala. Malahan jumlah anggota terus bertambah dari semula 74 menjadi 177 orang, dan dari modal awal Rp 4 juta sekarang aset bisa berkembang menjadi Rp 900 juta," urai dia.

Kepesertaan Koperasi Lansia ini dikhususkan bagi warga Kompleks Pertamina (Komperta) yang ada di Desa Purwomartani.

Gagasan pendirian koperasi ini cukup unik karena bermula dari rasa traumatik para warga Komperta, yang saat itu mayoritas bekerja di Pertamina, saat hendak mendekati masa pensiun.

"Ada semacam trauma dan kekhawatiran akan melakukan apa nanti setelah pensiun untuk keberlanjutan ekonomi keluarga. Hingga akhirnya tercetus ide mendirikan koperasi," kata Widiyanto.

Usia pengurus yang paling muda sudah berumur 66 tahun, sedangkan yang tertua 77 tahun. Sadar perlunya regenerasi, Koperasi Lansia Kalasan belakangan mulai menggandeng anak muda untuk menjadi anggota.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Sleman Endah Sri Widiastuti mengatakan, saat ini cukup banyak koperasi yang dibentuk oleh kalangan pensiunan. Semisal Pimkopabri yang beranggotakan purnawirawan ABRI, KKPN, dan koperasi Ras yang anggotanya terdiri dari pensiunan PNS.

"Koperasi yang dibentuk oleh pensiunan sudah banyak jumlahnya, dan tersebar hampir di semua kecamatan. Jika dihitung, keseluruhan anggota yang berusia lansia mencapai lebih dari 600 orang," terangnya.

(Amelia Hapsari /SMNetwork /CN33 )